Rabu 24 Nov 2021 18:08 WIB

Festival Gedongsongo Promosi Wisata Aman Kabupaten Semarang

Wisatawan yang datang melihat langsung harus mematuhi protokol kesehatan.

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Yusuf Assidiq
Festival Gedongsongo, Oase bagi Pegiat Seni dan Budaya digelar selama dua hari –23 – 24 November 2021— di kompleks Daya Tarik Wisata (DTW) Candi Gedongsongo.
Foto: Republika/Bowo Pribadi
Festival Gedongsongo, Oase bagi Pegiat Seni dan Budaya digelar selama dua hari –23 – 24 November 2021— di kompleks Daya Tarik Wisata (DTW) Candi Gedongsongo.

REPUBLIKA.CO.ID, UNGARAN -- Kebangkitan pariwisata menjadi salah satu harapan bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang, Jawa Tengah, dalam rangka mendorong pemulihan ekonomi yang terpukul akibat dampak pandemi Covid-19. Karena itu di tengah situasi pandemi yang relatif kondusif, Pemkab Semarang terus melakukan berbagai upaya agar industri pariwisata dapat menggeliat lagi dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19.

Salah satunya melalui kegiatan Festival Gedongsongo 2021 yang dipusatkan di panggung terbuka kompleks Candi Gedongsongo, Kecamatan bandungan, Kabupaten Semarang yang digelar Selasa (23/11) hingga Rabu (24/11) ini.  Bupati Semarang, H Ngesti Nugraha mengungkapkan, status PPKM level Kabupaten Semarang yang saat ini berada di daerah level 1 telah membawa dampak positif bagi kebangkitan kembali sektor pariwisata.

Hal ini ditandai dengan mulai menggeliatnya kegiatan pariwisata, mulai meningkatnya okupansi hotel dan penyedia jasa akomodasi, hingga menggeliatnya sektor UMKM yang ikut berkembang seiring dengan bergeraknya sektor pariwisata.

Namun begitu, bupati mengingatkan kepada seluruh warga untuk tidak mengabaikan atau melonggarkan protokol kesehatan dalam merawat situasi daerah yang sudah semakin kondusif seperti sekarang ini.

Pun demikian dengan para stakeholder kepariwisataan yang ada di Kabupaten Semarang. “Karena itu, saya perlu menegaskan kembali warga dan pelaku pariwisata untuk terus menerapkan protokol kesehatan dalam memberikan pelayanan kapada wisatawan,” tegasnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Semarang ini juga berharap, pelaksanaan Festival Gedongsongo yang kali ini dilaksanakan secara hybrid (langsung dan virtual) dapat dioptimalkan sebagai media promosi pariwisata Kabupaten Semarang agar kembali pulih.

Selain atraksi seni dan budaya tradisional lokal Kabupaten Semarang, juga dipamerkan aneka produk UMKM mulai dari kuliner, batik, hingga cinderamata. Wisatawan yang datang melihat langsung harus mematuhi protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19 karena petugas DTW Candi Gedongsongo menerapkan dengan ketata prosedur PeduliLindungi.

“Agar kegiatan ini tetap dapat disaksikan oleh khalayak tanpa menimbulkan kerumunan di lokasi pelaksanaan, rangkaian acara Festival Gedongsongo juga dapat saksikan melalui kanal Youtube pesona_kabsemarang,” tambah Ngesti Nugraha.

Kepala Disparta Kabupaten Semarang, Dewi Pramuningsih menambahkan, Kegiatan Festival Gedongsongo 2021 diawali dengan kegiatan ‘resik- resik candi’ sebagai penanda untuk membersihkan hati sekaligus menjaga kelestarian alam, khususnya bangunan Candi Gedongsongo.

Secara umum, lanjutnya, kegiatan Festival Gedongsogo memang didesain untuk mempromosikan daya tarik wisata andalan Kabupaten Semarang, yang sebelumnya vakum hampir 19 bulan akibat pembatasan kegiatan masyarakat dalam mengendalikan penyebaran Covid-19.

Kegiatan ini juga dimaksudkan guna menumbuhkan kepercayaan kepada masyarakat luas bahwa tempat wisata yang dikelola oleh Pemkab Semarang tetap aman dikunjungi dengan penerapan protokol kesehatan dan SOP pencegahan yang ketat.

Sehingga akan mampu mendorong atau menjadi pemantik bagi kegiatan pariwisata tidak hanya di kawasan DTW Candi Gedongsongo, namun juga DTW yang lain, di wilayah Kabupaten Semarang.  

Dalam skala yang lebih luas, lanjutnya,  Festival Gedongsongo juga dimaksudkan untuk mengenalkan kawasan DTW Candi Gedongsongo sebagai salah satu bagian dari kawasan strategis pariwisata nasional Borobudur.

“Melalui Kegiatan ini, kami juga mengajak semua lapisan masyarakat ‘ayo wisata ning Kabupaten Semarang (ayo berwisata ke Kabupaten Semarang) dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan,” tegas Dewi.

Salah satu pengunjung Festival Gedongsongo 2021, asal Kota Malang, Mustika (37) mengungkapkan, tertarik datang karena sedang melaksanakan kegiatan kedinasan di wilayah Kabupaten Semarang.

Ia juga mendengar hari ini masih digelar Festival Gedongsongo dan memutuskan untuk menikmati suasana sekaligus atraksi budaya yang ditampilkan. “Menarik ada atraksi budaya, dan kami bisa menikmati suasana kompleks Candi Gedongsongo yang Asri,” jelasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement