Kamis 25 Nov 2021 07:21 WIB

WSBK Dongkrak Pergerakan Penumpang di Bandara Lombok

Pergerakan penumpang di Bandara Lombok meningkat 50 persen dari kondisi normal.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Friska Yolandha
Pekerja melakukan bongkar muat koper dan barang bawaan penumpang pesawat di apron Bandara Internasional Lombok di Praya, Lombok Tengah, NTB, Senin (22/11). Menurut Humas PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Lombok Arif Haryanto, ajang balap WSBK 2021 di sirkuit Mandalika pada 18-21 November 2021 menaikkan jumlah pergerakan penumpang sekitar 44 persen dengan 52 pergerakan pesawat di bandara tersebut.
Foto: ANTARA/Andika Wahyu
Pekerja melakukan bongkar muat koper dan barang bawaan penumpang pesawat di apron Bandara Internasional Lombok di Praya, Lombok Tengah, NTB, Senin (22/11). Menurut Humas PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Lombok Arif Haryanto, ajang balap WSBK 2021 di sirkuit Mandalika pada 18-21 November 2021 menaikkan jumlah pergerakan penumpang sekitar 44 persen dengan 52 pergerakan pesawat di bandara tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gelaran ajang balap motor World Superbike (WSBK) 2021 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) mampu mendongkrak pergerakan penumpang di Bandara Lombok. PT Angkasa Pura (AP) I (Persero) mencatat jumlah penumpang yang tiba dan berangkat dari bandara tersebut selama penyelenggaran WSBK pada 17-23 November 2021 rata-rata mencapai 5.700 penumpang per hari.

“Angka ini meningkat 50 persen jika dibandingkan pergerakan penumpang pada hari-hari sebelumnya pada November 2021 yang rata-rata ada di angka 3.800 penumpang per hari,” kata General Manager Bandara Lombok Nugroho Jati dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (24/11).

Baca Juga

Dia menjelaskan, jika melihat tren pergerakan penumpang, puncak arus kedatangan terjadi pada 19 November 2021. Pada periode tersebut terdapat 4.241 orang yang tiba di Bandara Lombok.

Sementara itu, puncak arus keberangkatan terjadi pada 22 November 2021. “Pada puncak arus keberangkatan, jumlah penumpang berangkat sebanyak 4.077 orang,” tutur Nugroho.

Sedangkan untuk pergerakan pesawat, tercatat mengalami kenaikan sebesar 43 persen pada periode yang sama. Pada 1-16 November 2021, Nugroho mengatakan rata-rata terdapat 37 pergerakan pesawat per hari, sedangkan pada 17-23 November 2021 rata-rata mencapai 53 pergerakan pesawat per hari.

“Jumlah rata-rata harian pergerakan penumpang dan pergerakan pesawat selama event WSBK ini merupakan yang tertinggi sepanjang tahun 2021 ini,” tutur Nugroho.  

Meskipun pergerakan penumpang dan pesawat cukup tinggi, Nugroho memastikan semua proses pelayanan di Bandara Lombok berjalan dengan baik dan lancar. Hal tersebut menurutnya tidak lepas dari kerja keras seluruh karyawan bandara serta dukungan dari para mitra usaha, mitra kerja, dan stakeholder Bandara Lombok lainnya.

“Saya mengucapkan terima kasih atas koordinasi dan komunikasi yang telah terjalin dalam upaya kita bersama-sama menyukseskan event internasional ini,” ungkap Nugroho.

Dia menambahkan, pengiriman kembali logistik WSBK 2021 juga sudah mulai dilakukan melalui Bandara Lombok. Nugroho mengatakan, sejak kemarin (24/11) pukul 03.35 WITA, pesawat kargo Boeing 777F Qatar Airways nomor penerbangan QR8356 tiba di Bandara Lombok untuk menjemput logistik WSBK 2021 yang baru saja digunakan di Sirkuit Mandalika. Pesawat berkode registrasi A7-BFO tersebut kemudian lepas landas pukul 07.54 WITA menuju Doha, Qatar dengan membawa kargo seberat 86.627 kilogram.

Nugroho menuturkan, pesawat kargo kedua direncanakan tiba di Bandara Lombok pada malam ini (25/11). Pesawat tersebut akan tiba untuk mengambil kargo WSBK 2021 berikutnya seberat 59.046 kilogram.

Baca juga : Babak Pertama, Atletico Madrid 0-0 AC Milan

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement