Ketaatan Istri pada Suami

Senin , 06 Dec 2021, 12:45 WIB Reporter :Andrian Saputra/ Redaktur : Esthi Maharani
Pasangan yang sudah menikah (ilustrasi)
Pasangan yang sudah menikah (ilustrasi)

IHRAM.CO.ID, Perempuan itu sebelum menikah maka ia memiliki kewajiban untuk berbakti kepada kedua orang tuanya. Akan tetapi setelah dia menikah, maka seorang perempuan haruslah taat terhadap suaminya selagi tidak melanggar syariat. Sementara bagi seorang lelaki, baik ia belum menikah atau pun setelah menikah, maka lelaki terus punya kewajiban untuk taat berbakti pada orang tuanya.

 

Terkait

وَعَنْ عَائِشَةَ رَضِىَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ :سَأَ لْتُ رَسُوْلَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَىُّ النَّاِس أَعْظَمُ حَقًّاعَلَى الْمَرْأَةِ ؟ قَالَ: زَوْجُهَا قُلْتُ فَأَىُّ النَّاسِ أَعْظَمُ حَقًّاعَلَى الرَّجُلِ ؟ قَالَ: أُمُّهُ.

Aisyah Radhiyallahu Anha berkata : Saya bertanya pada Rasulullah Saw siapakah manusia yang lebih agung haknya atas perempuan? Nabi bersabda: Suaminya. Saya tanya lagi: Siapakah manusia yang lebih agung haknya bagi seorang anak? Nabi menjawab: Ibunya. (HR. Bazzar dan Hakim).

Mengenai ketaatan istri pada suami maka harusnya dilakukan dengan sungguh-sungguh. Apapun yang diperintahkan suami, yang diamanatkan suami, selagi tidak mengandung kemaksiatan dan dosa maka seorang istri wajib menjalankannya, mentaatinya. Dan termasuk bentuk ketaatan terhadap suami adalah perempuan menjaga dirinya, yakni kehormatan dirinya. Ia tidak berselingkuh dengan orang lain. Selain itu ia juga dapat menjaga kehormatan suaminya dan keluarganya dengan akhlaknya yang baik di tengah masyarakat.

Seorang istri yang taat kepada suami itu punya keutamaan. Setiap makhluk Allah yang ada di langit, di bumi, di air hingga bulan dan matahari akan memintakan istighfar bagi istri yang taat pada suaminya. Sebaliknya istri yang membangkang, berkhianat, durhaka maka baginya laknat dari Allah.

Dan salah satu perilaku yang harus dihindari oleh seorang perempuan adalah memasang wajah masam dihadapan suaminya sehingga membuat suaminya kecewa terhadap istrinya. Maka segeralah untuk meminta maaf kepada suami agar terhindar dari dosa. Dan yang juga penting bagi seorang istri adalah untuk senantiasa meminta izin kepada suaminya ketika hendak bepergian. Sebab bila seorang istri bepergian, lalu suami tidak ridho maka istri akan mendapatkan laknat. Sebagaimana sabda Rasulullah:

وَقَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ  : يَسْتَغْفِرُلِلْمَرْأَةِ الْمُطِيْعَةِ لِزَوْجِهَا الطَّيْرُفِى الْهَوَاءِ الْحِيْاَنُ فِى الْمَاءِ وَامَلَائِكَةُ فِى السَّمَاءِ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ مَادَامَتْ فِى رِضَازَوْجِهَا, وَأَيُّمَاامْرَأَةٍ عَصَتْ زَوْجَهَا فَعَلَيْهَالَعْنَةُ اللَّهِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِيْنَ.وَأَيُّمَاامْرَأَةٍ كَلَحَتْ فِى وَجْهِ زَوْجِهَا فَهِىَ فِى سَخَطِ اللَّهِ تَعَالَى اِلَى أَنْ تُضَاحِكَهُ وَتَسْتَرْ ضِيَهُ, وَاُيُّمَاامْرَأَةٍ خَرَجَتْ مِنْ دَارِهَابِغَيْرِاِذَنِ زَوْجِهَالَعَنَتْهَاالْمَلَائِكَةُ حَتَّى تَرْجِعَ.  

Rasulullah Saw bersabda: Memintakan ampunan bagi perempuan yang taat pada suaminya, yaitu burung-burung di angkasa, ikan-ikan di air, dan para malaikat di langit, matahari dan bulan, sama wanita itu dalam ridho suaminya. Dimana ada perempuan yang mendurhakai suaminya maka atas perempuan itu laknat Allah dan laknat malaikat dan laknat semua manusia. Dimana ada perempuan masam mukanya pada suaminya, maka perempuan itu berada dalam kemurkaan Allah hingga ia dapat membuat senda gurau dengan suaminya dan meminta kerelaannya. Dan bila ada perempuan keluar dari rumahnya tanpa izin suami, maka melaknati para malaikat hingga balik perempuan itu. (HR Al Bazzar)

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini