Senin 20 Dec 2021 12:34 WIB

Malaysia Kebanjiran, Warga Mengungsi ke Masjid

Malaysia Kebanjiran, Warga Mengungsi ke Masjid.

Rep: Dea Alvi Soraya/ Red: Muhammad Hafil
 Malaysia Kebanjiran, Warga Mengungsi ke Masjid. Foto:  Warga melintasi banjir di Jalan Thamboosamy, Kuala Lumpur, Ahad (19/12). Sejumlah daerah di Lembah Klang, Malaysia, dilanda banjir yakni Kuala Lumpur, Selangor dan Putrajaya.
Foto: Antara/Agus Setiawan
Malaysia Kebanjiran, Warga Mengungsi ke Masjid. Foto: Warga melintasi banjir di Jalan Thamboosamy, Kuala Lumpur, Ahad (19/12). Sejumlah daerah di Lembah Klang, Malaysia, dilanda banjir yakni Kuala Lumpur, Selangor dan Putrajaya.

IHRAM.CO.ID,KUALA LUMPUR -- Masjid-masjid di Wilayah Federal Kuala Lumpur dan Putrajaya, termasuk Masjid Wilayah Federal dan Masjid Tuanku Mizan Zainal Abidin, telah diubah menjadi pengungsian sementara bagi para korban banjir. 

Melansir laman bernama.com, Ahad (19/12), Menteri di Departemen Perdana Menteri (Urusan Agama) Idris Ahmad mengatakan dia telah menginstruksikan Departemen Pengembangan Islam Malaysia (Jakim) dan Departemen Agama Islam Wilayah Federal (JAWI) untuk mengoordinasikan masalah ini. 

Baca Juga

"Masjid sudah siap dan juga akan memberikan bantuan yang sesuai. Masjid juga mengelola bantuan sembako melalui program Dapur It'am dan JAWI Food Bank," ujar Ahmad.

Selain itu, Dewan Agama Islam Wilayah Federal (MAIWP) akan memberikan bantuan yang diperlukan kepada para korban. Lembah Klang dilanda banjir yang menyebabkan sekitar 15 ribu penduduk dievakuasi ke lebih dari 100 pusat evakuasi sementara mulai pukul 14.00 kemarin.

Selain pemukiman warga, sejumlah jalan pun tergenang banjir menyebabkan pengguna jalan tak dapat melaluinya. Selain Kuala Lumpur dan Selangor, negara bagian lain yang terkena dampak banjir adalah Kelantan, Pahang, Melaka, Negeri Sembilan dan Terengganu.

Sementara itu, Universiti Teknologi Mara (UITM) juga telah mengubah masjidnya menjadi tempat pengungsian sementara untuk semua korban banjir di sekitar Shah Alam. Kampus-kampus Shah Alam akan menampung mahasiswa dan staf juga yang terkena dampak. Dikatakan langkah itu diambil menyusul banjir parah yang melanda Lembah Klang.

"Bantuan banjir bandang khusus untuk warga UITM juga telah dibentuk menyusul kejadian ini, dikelola oleh divisi zakat (zakat), kontribusi dan wakaf (Zawaf) universitas," kata Ahmad. 

Bagi yang ingin menyumbang dana bisa ke Bendahari UITM melalui rekening Affin Islamic Bank (105140003422), sedangkan staf dan mahasiswa UITM di sekitar Lembah Klang yang membutuhkan bantuan atau ingin menjadi relawan dapat menghubungi Ku Hadzrill dari Brigade Relawan UITM di 019 3813863. 

Wakil Rektor UITM Prof Dr Roziah Mohd Janor mengatakan mahasiswa yang terkena dampak banjir, deadline tugas mereka diundur hingga nanti, sedangkan warga UITM yang terdampak juga diberikan cuti khusus untuk meringankan beban mereka. la pun menyampaikan simpati dan mendoakan keselamatan agar semua dimudahkan bagi semua yang terkena dampak banjir.

Sumber:

https://bernama.com/en/general/news.php?id=2035465

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement