Cara Rasulullah Minum Air Zamzam

Senin , 20 Dec 2021, 13:37 WIB Reporter :Ali Yusuf/ Redaktur : Esthi Maharani
Tempat penyaringan air zamzam di Makkah, Arab Saudi
Tempat penyaringan air zamzam di Makkah, Arab Saudi

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Zamzam merupakan air terbaik yang ada di bumi. Dengan izin Allah, minum air zam-zam, segala doanya pasti diijabah dan penyakit pun disembuhkan. Hal ini sesuai dengan hadist dari Jabir ra berkat.

 

Terkait

"Aku mendengar Rasulullah Saw bersabda, dengan niat apa saja air zam-zam diminum, maka akan terhasil" HR Ibnu Majah.

Baca Juga

Dalam hadits yang lain disebutkan bahwa Rasulullah Saw satu ketika memerintahkan supaya menimba air zamzam satu timba penuh setelah diangkat, timba itu ditaruh di pinggir sumur, kemudian Rasulullah sambil mengucapkan.

"Bismillah" sambil memegangi timba itu dengan tangannya lalu meminumnya lama sekali kemudian bersabda "Alhamdulillah"

Kemudian berkata lagi "Bismillah" dan meminumnya kembali, setelah itu berkata "Alhamdulillah", kemudian bersabda.

"Perbedaan antara kita dan orang munafik adalah mereka tidak sampai kenyang minum air zamzam sedikit minum zamzam."

Dalam sebuah hadis Rasulullah SAW bersabda.

"Sholatlah di sajadah orang-orang shalih dan minum air dari orang-orang shalih."

Para sahabat bertanya apakah yang dimaksud sajadah orang-orang shalih?  Rasulullah SAW bersabda tempat di bawah talang emas." (Mizab Rahmat). Kemudian para sahabat bertanya apakah air orang-orang shalih itu? Rasulullah menjawab.

"Zamzam"

Rasulullah Saw pernah mengurungkan niatnya untuk meminum air zamzam hasil timbaannya. Pada waktu haji Wada Rasulullah Saw minum air zamzam dalam jumlah yang banyak dan bersabda:

"Hatiku ingin menimba air zamzam sendiri dan meminumnya, akan tetapi nanti orang-orang akan mengikuti perbuatanku itu sehingga menyebabkan desak-desakan. Oleh karena itu aku tidak melakukannya." tulis Syekh Maulana Muhammad Zakariyya Al-Kandahlawi dalam kitabnya Fadilah Haji.

Syekh Maulana Muhammad Zakariyya menuturkan, dalam riwayat yang lain disebutkan bahwa beliau  pernah meminum air zamzam dan kemungkinan ketika sedang sepi. Dan sabda beliau di atas ketika orang-orang antri berdesak-desakan sehingga beliau tidak minum dengan menimba sendiri.

Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa Rasulullah meminta air zamzam kepada Abbas.r.a, ia berkata.

"Air ini telah tersentuh oleh banyak tangan manusia (semacam telaga tempat berkumpulnya air), di rumah, aku mempunyai air zamzam yang jernih, maukah aku ambilkan di rumah."

Mendengar tawaran itu, Rasulullah Saw bersabda. "Tidak, berikanlah kepadaku air zamzam dari tempat yang semua orang minum darinya."

Kemudian Ibnu Abbas r.a memberikan air zamzam dari sumur itu kepada Rasulullah SAW dan Rasulullah Saw meminumnya lalu mengguyurkannya ke wajah lalu mengambil lagi dan meminumnya lalu mengguyur sisanya di atas tubuhnya lagi.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini