Menag Pastikan Kemenag tak Intevensi Muktamar NU

Rabu , 22 Dec 2021, 15:53 WIB Reporter :Muhyiddin/ Redaktur : Esthi Maharani
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

IHRAM.CO.ID, LAMPUNG -- Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas memastikan tidak ada intervensi Kementerian Agama (Kemenag) dalam gelaran Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-34 yang digelar di Pondok Pesantren Darussa'adah Gunungsugih, Lampung Tengah, Provinsi Lampung.

 

Terkait

Hal ini ditegaskan Gus Yaqut saat membuka gelaran pembukaan Silaturrahim Kerja Nasional Forum Direktur Pasca Sarjana PTKIN XIII yang dirangkai dengan Internasional Conference on Islam Law and Society di Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, Selasa (21/12) malam.

Baca Juga

Gus Yaqut mengatakan, Muktamar NU bukan hanya untuk NU melainkan untuk bangsa dan negara. Karena itu, dia mengizinkan adanya kegiatan Kemenag di Lampung bertepatan dengan gelaran Muktamar NU.

"Namun ini saya tegaskan bahwa kegiatan Kemenag di Lampung tidak ada hubungan dengan Muktamar NU seperti yang difitnahkan ada intervensi Kemenag. Ini semata-mata untuk menghormati NU yang kita tahu bersama adalah ormas keagamaan Islam yang berjasa besar dalam kemerdekaan," ujar Gus Yaqut dikutip dari siaran pers Kemenag, Rabu (22/12).

Setelah membuka kegiatan Kemenag di Lampung, Gus Yaqut kemudian menghadiri acara pembukaan Muktamar NU ke-34 di Pondok Pesantren Darussa'adah Lampung Tengah pada Rabu (22/12) pagi. Gus Yaqut tampak mendampingi Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin.

Saat membuka acara Muktamar, Presiden Jokowi juga didampingi Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Gubernur Provinsi Lampung Junaidi.

“Dan dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, saya secara resmi membuka Muktamar Ke-34 NU,” kata Jokowi menutup pidato sambutannya.

Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Presiden 2004-2009 dan 2014-2019 Jusuf Kalla, Jajaran Menteri Kabinet, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) H Abdul Muhaimin Iskandar. Hadir pula para rais dan katib syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), para ketua dan sekretaris tanfidziyah PBNU, dan perwakilan peserta Muktamar.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini