Saudi Kurangi Masa Isolasi Jadi Satu Pekan

Kamis , 06 Jan 2022, 13:53 WIB Reporter :Mabruroh/ Redaktur : Esthi Maharani
Petugas mengukur suhu penumpang di Bandara Internasional Riyadh, Arab Saudi.
Petugas mengukur suhu penumpang di Bandara Internasional Riyadh, Arab Saudi.

IHRAM.CO.ID, RIYADH — Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengumumkan bahwa periode isolasi medis bagi orang yang terinfeksi virus corona telah dikurangi menjadi tujuh hari. Dengan catatan, mereka yang terinfeksi ini telah mendapatkan vaksin Covid-19 lengkap. Aturan baru ini efektif berlaku mulai Rabu, (5/1/2022).

 

Terkait

Kementerian mengklarifikasi bahwa status kekebalan pada aplikasi Tawakkalna akan diperbarui setelah periode pemulihan ini. Karena aturan sebelumnya menyebutkan bahwa periode isolasi medis untuk orang yang terinfeksi virus corona adalah 10 hari.

Baca Juga

“Periode isolasi medis untuk orang yang terinfeksi virus corona yang tidak divaksinasi adalah 10 hari,” kata kementerian dilansir dari Saudi Gazette, Kamis (6/1/2022).

Kementerian mentweet bahwa orang yang terinfeksi tidak perlu melakukan swab setelah melewati masa pemulihan tersebut.

“Studi menunjukkan bahwa imunisasi akan mencegah penyebaran virus dan menurunkan periode infeksi antara 5 dan 7 hari di antara sebagian besar orang yang diimunisasi,” kata kementerian itu.

Kementerian juga menekankan pentingnya mengambil suntikan booster untuk mencegah gejala infeksi yang parah. Pemerintah Arab Saudi juga kembali menerapkan penggunaan masker di semua tempat, baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan. Peningkatan ini dilakukan di tengah meningkatnya kasus infeksi termasuk varian baru, Omicron. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini