Begini Langkah Arab Saudi Sterilkan Lingkungan Masjid Nabawi

Senin , 10 Jan 2022, 07:40 WIB Reporter :Zahrotul Oktaviani/ Redaktur : Nashih Nashrullah
Arab Saudi intensifkan perawatan Masjid Nabawi cegah Covid-19. Raudhah Masjid Nabawi disterilisasi
Arab Saudi intensifkan perawatan Masjid Nabawi cegah Covid-19. Raudhah Masjid Nabawi disterilisasi

IHRAM.CO.ID, MADINAH – Badan Kepresidenan Masjid Nabawi mengintensifkan prosedur dan tindakan pencegahan di tengah masa pandemi Covid-19. Hal ini dilakukan untuk menjaga kesehatan masyarakat dan jamaah.

 

Terkait

Langkah yang sama juga diambil untuk menindaklanjuti komitmen jamaah dalam mematuhi prosedur pencegahan dan kehati-hatian. Salah satunya, mematuhi pemakaian masker dan menerapkan jarak fisik di antara jamaah, sehingga jamaah dapat melaksanakan sholat dalam lingkungan yang aman dan sehat. 

Baca Juga

Dilansir di Al-Riyadh Daily, Senin (10/1/2022), Direktorat Laboratorium di lembaga tersebut dikatakan mengambil sampel dari berbagai benda di masjid. Salah satunya, karpet, pilar, laci Alquran, dan kursi. 

Sampel-sampel ini diambil untuk diuji di laboratorium. Lebih dari 400 sampel diambil setiap hari untuk diperiksa tingkat kebersihan permukaan dan tempat, serta untuk memastikan bahwa tempat tersebut aman. 

Badan tersebut baru-baru ini disebut membuka atap masjid dengan tujuan memfasilitasi prosedur bagi jamaah, di tengah langkah-langkah pencegahan yang intensif.      

Awal pekan lalu, Kementerian Haji dan Umrah mengumumkan berlakunya masa tunggu atau jarak sepuluh hari antara dua umrah, untuk mencegah penyebaran virus di Dua Masjid Suci. Sebelumnya, kementerian telah memberlakukan jeda 15 hari antara dua izin ziarah umrah, tetapi dicabut pada Oktober lalu. 

Pada bulan yang sama, Kerajaan juga mencabut semua aturan pembatasan jaga jarak. Saudi mulai mengizinkan pelaksanaan umrah dan Sholat di Dua Masjid Suci dengan kapasitas penuh, mengikuti arahan yang dikeluarkan Raja Salman.

Namun, pekan lalu Kerajaan Saudi mengumumkan kembali menerapkan langkah-langkah pencegahan jaga jarak sosial di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, yang berlaku mulai 30 Desember. Hal ini diambil untuk mengekang penyebaran Covid-19.

Pada 26 Desember, Kementerian Kesehatan Saudi melaporkan ada lonjakan kasus Covid-19, dengan infeksi lebih dari dua kali lipat dalam seminggu. Awal Desember 2021, Kementerian melaporkan kasus pertama varian Omicron di Kerajaan.

 

Sumber: alriyadhdaily  

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini