Meski Omicron Melonjak, Arab Saudi Tetap Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Ahad , 23 Jan 2022, 12:05 WIB Reporter :Zahrotul Oktaviani/ Redaktur : Nashih Nashrullah
Suasana sekolah tatap muka di Arab Saudi, Agustus 2021. Sebanyak 3,5 juta siswa Arab Saudi mengikuti tatap muka
Suasana sekolah tatap muka di Arab Saudi, Agustus 2021. Sebanyak 3,5 juta siswa Arab Saudi mengikuti tatap muka

IHRAM.CO.ID, RIYADH – Sebanyak 3,5 juta siswa di tingkat dasar dan taman kanak-kanak akan kembali menjalankan kelas tatap muka, hari ini, Ahad (23/1). Lebih dari 13 ribu sekolah dasar dan 4.800 taman kanak-kanak berada di Arab Saudi. 

 

Terkait

Kementerian Pendidikan mengumumkan melanjutkan program orientasi kembalinya siswa yang aman dari Covid-19 di tingkat dasar dan taman kanak-kanak, setelah dua tahun berhenti belajar secara langsung. 

Baca Juga

Program ini termasuk meyakinkan siswa dan keluarga tentang keselamatan dan pentingnya pengembalian kelas secara langsung. 

Di sisi lain, mereka berupaya mempromosikan perilaku positif dengan menerapkan tindakan pencegahan di sekolah, serta meningkatkan motivasi siswa untuk berinteraksi dengan kegiatan pendidikan. 

Dilansir di Saudi Gazette, Ahad (23/1), mereka juga berupaya mengaktifkan komunikasi dengan keluarga dan orang tua, serta menjawab pertanyaan dan keingintahuan mereka. 

Di tingkat dasar dan taman kanak-kanak, lebih dari 13 ribu sekolah dasar dan lebih dari 4.800 taman kanak-kanak di semua wilayah dan provinsi Kerajaan, akan mulai menyambut siswa di lingkungan pendidikan yang sehat dan aman, yang meningkatkan prestasi akademik. 

Sekolah telah menyiapkan program penerimaan siswa, khususnya siswa baru di kelas dasar tingkat SD dan TK, melalui spanduk penyambutan dan poster penyadaran. 

Persiapan memahami nasihat dan instruksi pengawasan untuk mengaktifkan komunikasi mereka dengan anggota komunitas sekolah, telah dilakukan sebelumnya. 

Salah satunya, Kementerian berupaya mengatur hari sekolah mereka dan memastikan kondisi itu aman, sejak mereka meninggalkan rumah sampai kembali ke sana, melalui penerapan tindakan pencegahan di bus dan jalur siswa di dalam sekolah. 

Kemendikbud memotivasi siswa SD dan TK untuk kembali ke kelas dan berpartisipasi bersama rekan-rekannya dalam 22 kegiatan budaya, rekreasi dan penyadaran, untuk mendukung kembalinya mereka ke ruang kelas, mewujudkan adaptasi sosial dan pendidikan siswa baru dengan lingkungan sekolah. 

Kegiatannya bervariasi, di antaranya cerita dan kompetisi budaya, hiburan (The Child's Theatre), serta kegiatan artistik (I am an artist), kegiatan olahraga individu, dan permainan kinetik. 

Selain itu, mereka mendokumentasikan klip video kembalinya mereka ke sekolah (shots of joy), membagikan hadiah dalam bentuk barang untuk memotivasi siswa, serta program motivasi dalam menerapkan tindakan pencegahan. 

Kementerian telah melengkapi kesiapan sekolah dalam hal pemeliharaan teknis, ketersediaan alat dan perlengkapan sekolah, hingga kesesuaiannya untuk menerima siswa. 

Selain pelaksanaan sejumlah sekolah pendidikan umum di wilayah dan provinsi Kerajaan, eksperimen simulasi dilakukan dari sejumlah siswa sekolah dasar dan taman kanak-kanak, berikut partisipasi orang tua. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan kepercayaan diri anak-anak dan orientasi psikologis sebelum mereka kembali belajar. 

Sumber: saudigazette 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini