Imbauan untuk Jamaah Umroh Alfa Tours yang Sudah di Madinah

Rabu , 26 Jan 2022, 18:15 WIB Reporter :Ali Yusuf/ Redaktur : Muhammad Hafil
Sebanyak 105 jamaah umroh dari Alfa Tours telah tiba di Madinah, pukul 15.30 waktu Saudi Arabi,Selasa (25/1/2022). Mereka diterbangkan menggunakan maskapai Lion Air, pukul 09.00, di Bandara Sekarno Hatta, Selasa (25/1/2022).
Sebanyak 105 jamaah umroh dari Alfa Tours telah tiba di Madinah, pukul 15.30 waktu Saudi Arabi,Selasa (25/1/2022). Mereka diterbangkan menggunakan maskapai Lion Air, pukul 09.00, di Bandara Sekarno Hatta, Selasa (25/1/2022).

IHRAM.CO.ID,JAKARTA--Sebanyak 105 jamaah umroh dari Alfa Tours telah tiba di Madinah, pukul 15.30 waktu Arab Saudi,Selasa (25/1/2022). Mereka diterbangkan menggunakan maskapai Lion Air dari Bandara Sorkarno Hatta, Selasa (25/1/2022), pukul 09.00 WIB.

 

Terkait

"Ada 105 jamaah diterbangkan menggunakan pesawat Lion Air," kata Direktur Utama PT Alfa Kaza Mustika (Alfa Tours), Alfa Edison Haji, saat dihubungi Republika, Rabu (26/1/2022).

Baca Juga

Edison mengatakan, 105 jamaah itu berasal dari beberapa daerah, rinciannya 38 orang dari Jakarta Timur,  42 dari Bengkulu dan 26 jamaah dari Jambi. Semua merupakan jamaah dari Alfa Tours.

"Jamaah dari kantor pusat 38 orang, cabang bengkulu 42 dan cabang Jambi 26 orang," ujarnya.

Edison yang juga Wakil Ketua Umum Sarikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia (Sapuhi) ini mengatakan, khusus jamaah dari Bengkulu merupakan keberangkatan perdana. Untuk itu Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah melepas keberangkatan jamaah Alfa Tours.

"Pak Gubernur ikut memfasilitasi saat keberangkatan di Bandara, termasuk juga Kemenag provinsi ikut melepas keberangkatan perdana dari Group Alfa Tours Cabang Bengkulu," katanya.

Edison mengatakan, 105 jamaah ini adalah keberangkatan kedua yang dikelola oleh Alfa Tours. Sebelumnya tanggal 15 Januari sebanyak 42 jamaah telah diberangkatkan Alfa Tours sebagai jamaah konsorsium yang terdiri dari pimpinan PPIU yg tergabung di Sapuhi.

"Pada prinsipnya penyelenggaraan ibadah umroh di masa pandemi dapat diselenggarakan dengan pengelolaan yang baik," katanya.

Untuk itu penyelenggara harus tahu semua regulasi yang ditetapkan baik oleh pemerintah Indonesia dalam hal ini Kemenag sebagai regulator maupun Pemerintah Saudi Arabia. Alfa Tours bukan hanya memiliki izin penyelenggaraan umrah dan haji khusus saja, tetapi juga sudah memiliki izin sebagai provider visa.

Sehingga bisa mengelola semua item dalam ekosistem yang bisa dikontrol dengan baik. Termasuk penentuan hotel dan transportasi yang digunakan oleh para penyelenggara perjalanan ibadah umroh (PPIU).

"Secara managemen, Alfa Tours dapat memberikan kepastian dalam setiap keberangkatan jamaah," katanya.

Edison mengatakan, 105 jamaah ini merupakan jamaah yang baru mendaftar dan ada sebagian kecil jamaah yang tertunda keberangkatannya karena pandemi diberangkatkan. Alfa Tours hanya ada 112 jamaah yang tertunda keberangkatannya.

"Nanti dipertengahan Maret ada satu group yang tertunda diberangkatkan sesuai jadwal yang disepakati jamaah," katanya.

Pada kesempatan ini, Edison mengimbau kepada jamaah yang hendak menjalankan ibadah umrah, pertama harus memastikan kesehatan fisik dan mental. Karena ada masa karantina yang cukup panjang baik di Tanah Suci maupun di Tanah Air.

"Sehingga total perjalanan menjadi 20 hari," katanya.

Kedua jamaah harus ikuti semua protokol kesehatan (Prokes) seperti memakai masker dengan benar di tempat-tempat umum sepanjang waktu, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Ketiga menjaga kesehatan dengan tidak memforsir tenaga selama beribadah dan hindari minuman dan makanan yang menyebabkan batuk.

"Khusus minum zamzam, pilih air zamzam yang tidak dingin dan sering minum air hangat di restoran," katanya.

Imbauan keempat, jamaah harus menyiapkan pakaian dingin, karena kondisi Madinah dan Makkah sekarang masuk di musim dingin.

 

 

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini