Selasa 15 Feb 2022 14:30 WIB

Pemkot Jakbar Siap Revitalisasi Pasar Gloria Jadi Kios Pecinaan

Pasar Gloria ramai dikunjungi karena banyak rumah makan menyajikan masakan khas Cina.

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra
Warga membersihkan altar sembahyang di kawasan Petak Sembilan Glodok, Jakarta, Rabu (13/10/2021). Pemkot Jakarta Barat berencana menata dan merevitalisasi kawasan pecinan guna menarik pengunjung.
Foto: ANTARA/Wahyu Putro A
Warga membersihkan altar sembahyang di kawasan Petak Sembilan Glodok, Jakarta, Rabu (13/10/2021). Pemkot Jakarta Barat berencana menata dan merevitalisasi kawasan pecinan guna menarik pengunjung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) merevitalisasi Pasar Gloria, Kecamatan Taman Sari dari kondisi kumuh menjadi kios bergaya pecinaan guna menarik pengunjung, khususnya para penumpang MRT Jakarta di kawasan Kota Tua. Saat ini, pembangunan fase 2B MRT Jakarta dari Harmoni menuju Kota sedang berlangsung.

"Karena sejak dahulu belum terjamah, kita akan perbaiki dengan konsep oriental, selaras dengan China Town," kata Camat Taman Sari, Agus Sulaeman saat dihubungi di Jakarta, Selasa (15/2/2022).

Baca Juga

Agus mengatakan, revitalisasi tersebut dilakukan lantaran kondisi pasar sebelumnya cukup kumuh, sempit, dan tidak layak. Padahal, pasar tersebut terbilang ramai dikunjungi warga karena banyak rumah makan yang menyajikan masakan khas Cina.

Selain itu, revitalisasi tempat ini juga selaras dengan program pembangunan stasiun MRT Jakarta di kawasan Kota Tua. Dengan diperbaikinya Pasar Gloria, diharapkan para penumpang MRT yang turun di kawasan Kota Tua bisa berkunjung ke pasar itu. "Setelah pasar terbentuk supaya lebih tertata dengan baik dan pengunjung lebih banyak," kata Agus.

Dia menjelaskan, revitalisasi tersebut akan terus berlangsung selama satu bulan ke depan. Agus juga memastikan proses revitalisasi ini tidak akan memakan anggaran daerah. "Ini kita kolaborasi dengan Sosro, tidak gunakan APBD," kata Agus tanpa bersedia merinci nilai anggaran revitalisasi itu dan hanya menyebut sumbernya dari dana tanggung jawab sosial perusahaan dari PT Sosro.

Setelah Pasar Gloria, Agus mengaku, jajarannya bakal melakukan pembenahan lagi di beberapa titik salah satunya pasar di kawasan Petak Sembilan, Kecamatan Taman Sari. Dengan upaya tersebut, ia berharap, para pedagang bisa mendapatkan tempat yang layak untuk berjualan sehingga pengunjung pun banyak berdatangan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement