Selasa 22 Feb 2022 11:09 WIB

Trump Luncurkan Aplikasi Media Sosial Pribadi

Media sosial Twitter, Facebook, dan Youtube telah menangguhkan akun Trump.

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Friska Yolandha
Truth social, aplikasi sosial media buatan Donald Trump.
Foto: the american genius
Truth social, aplikasi sosial media buatan Donald Trump.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meluncurkan aplikasi media sosial pada Senin (21/2/2022), yang diharapkan dapat menyaingi Twitter. Peluncuran ini dilakukan setahun setelah Twitter, Facebook, dan YouTube menangguhkan akun Trump. 

Aplikasi Truth Social milik Trump dapat diundung melalui Apple App Store ke sejumlah pelanggan yang telah melakukan pemesanan sebelumnya. Sementara pelanggan lain yang akan memesan harus masuk ke daftar tunggu selama 10 hari ke depan.

Aplikasi tersebut mengalami gangguan teknis tak lama setelah peluncuran. Para pengguna tidak dapat mengakses aplikasi itu selama berjam-jam. Sementara pengguna lain melaporkan kesulitan ketika hendak mengakses. Aplikasi ini tidak terbuka bagi siapa saja yang ingin mengunduhnya hingga bulan depan.

“Karena permintaan yang sangat besar, kami telah menempatkan Anda di daftar tunggu kami,” ujar pesan yang muncul kepada beberapa dari mereka yang mencoba mengakses platform itu.

Trump berharap Truth Social akan menarik jutaan pengikutnya di Twitter, saat dia mengisyaratkan pencalonannya ketiganya sebagai presiden. Menurut peringkat Apple, Truth Social adalah aplikasi gratis teratas di AS pada Senin pagi, mengalahkan permainan anak-anak “Talking Ben the Dog”, layanan streaming HBO Max, TikTok, YouTube, Instagram, dan Facebook.

Akun sosial media Trump telah ditangguhkan setelah kerusuhan pada 6 Januari 2021 di Capitol. Ketika itu, para pendukung Trump menyerbu Capitol dan berusaha membatalkan pengesahan Joe Biden yang terpilih sebagai presiden dalam pemilihan umum pada November 2020.

Larangan Trump mengakses media sosial, telah menimbulkan pertanyaan sulit tentang kebebasan berbicara di industri media sosial yang didominasi oleh beberapa raksasa teknologi. Persoalan ini telah dimanfaatkan oleh Trump dan media konservatif. Partai Republik dengan cepat menggunakan peluncuran aplikasi Truth Social untuk mengumpulkan modal dalam pemilihan presiden mendatang.

“Setelah lebih dari satu tahun diberangus oleh Tiran Teknologi Besar Liberal, Trump kembali,” ujar Pemimpin Minoritas House of Representative dan anggota Partai Republik, Kevin McCarthy.

Sejumlah kelompok seperti Komite Nasional Republik dan Dana Kepemimpinan Kongres juga telah menggalang dana dari peluncuran tersebut. “Tujuan utama kami di sini adalah untuk mengembalikan suara orang-orang,” kata CEO Trump Media dan mantan Anggota Kongres dari Partai Republik, Devin Nunes.

Nunes menambahkan bahwa, aplikasi tersebut menawarkan kebalikan dari beberapa oligarki teknologi Silicon Valley. Nunes mengatakan aplikasi Truth Social harus beroperasi penuh pada akhir Maret. Pengikut Truth Social yang terdaftar pada Senin mencapai 12 ribu.

sumber : AP
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement