Sabtu 05 Mar 2022 11:21 WIB

China Janjikan Insentif Baru untuk Kurangi Polusi dan Emisi Karbon

Dalam laporan kerja pemerintah, China janjikan insentif baru untuk kurangi polusi.

Kendaraan melintas di jalan utama kota Beijing, China. Kabut polusi udara tampak menyelimuti Beijing pada 30 Januari 2022. China akan memperkenalkan insentif baru untuk mengurangi polusi dan emisi karbon.
Foto: EPA-EFE/WU HONG
Kendaraan melintas di jalan utama kota Beijing, China. Kabut polusi udara tampak menyelimuti Beijing pada 30 Januari 2022. China akan memperkenalkan insentif baru untuk mengurangi polusi dan emisi karbon.

REPUBLIKA.CO.ID, SHANGHAI -- China akan memperkenalkan insentif baru untuk mengurangi polusi dan emisi karbon serta menghilangkan pembatasan kebijakan. Kabar itu disampaikan Perdana Menteri Li Keqiang dalam laporan kerja pemerintah yang dirilis menjelang dimulainya sesi tahunan parlemen pada Sabtu (5/3/2022).

Komitmen lingkungan China telah mendapat sorotan tahun ini saat negara itu mencoba menopang pertumbuhan dan mengurangi dampak kebijakan pengendalian Covid-19 yang ketat pada ekonomi dan rantai pasokannya. Presiden Xi Jinping mengatakan dalam sebuah pidato pada Januari bahwa tujuan rendah karbon yang ambisius di negara itu tidak boleh mengorbankan ketahanan energi dan pangan atau "kehidupan normal" orang-orang biasa.

Baca Juga

Laporan kerja itu mencatat bahwa stabilitas, perluasan permintaan domestik dan ketahanan pangan dan energi akan tetap menjadi prioritas utama pada 2022. Laporan itu mengatakan China akan "bekerja lebih keras" untuk membuat penggunaan batu bara lebih bersih dan lebih efisien, memperbarui pembangkit listrik tenaga batu bara agar lebih efisien, dan meningkatkan kapasitas jaringan untuk menyerap daya yang dihasilkan oleh sumber terbarukan.

sumber : Antara, Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement