Jelang Ramadhan, Sumbar Tercatat Alami Inflasi 0,77 Persen

Rep: Febrian Fachri/ Red: Muhammad Hafil

Sabtu 02 Apr 2022 18:26 WIB

 Jelang Ramadhan, Sumbar Tercatat Alami Inflasi 0,77 Persen. Foto:  Bulan Ramadhan (ilustrasi) Foto: Dok Republika Jelang Ramadhan, Sumbar Tercatat Alami Inflasi 0,77 Persen. Foto: Bulan Ramadhan (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,PADANG-- Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumatra Barat, Wahyu Purnama, mengatakan Sumbar pada Maret 2022 tercatat mengalami inflasi sebesar 0,77 persen mtm. Meningkat dibandingkan Februari 2022 yang sebesar 0,07 persen mtm.

"Inflasi Sumatra Barat pada Maret 2022 terutama didorong oleh inflasi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan nilai inflasi mencapai 1,76 persen (mtm), dengan andil inflasi 0,53 persen (mtm)," kata Wahyu, Sabtu (2/4).

Baca Juga

Ia menjelaskan secara spasial, pada Maret 2022 Kota Padang mengalami inflasi sebesar 0,72 persen (mtm), atau meningkat dibandingkan Februari 2022 yang sebesar 0,09% (mtm).

Realisasi inflasi Kota Padang berada pada urutan ke-16 dari 24 kota yang mengalami inflasi di Kawasan Sumatera, serta berada pada urutan ke-52 dari 88 kota yang mengalami inflasi di Indonesia.

Kemudian Kota Bukittinggi mengalami inflasi sebesar 1,18 persen (mtm) pada Maret 2022 meningkat dibandingkan realisasi Februari 2022 yang deflasi sebesar 0,09 persen (mtm).

Inflasi Kota Bukittinggi tercatat berada pada urutan ke-3 dari 24 kota yang mengalami inflasi di Kawasan Sumatera, serta berada pada urutan ke-9 dari 88 kota yang mengalami inflasi di Indonesia.

Secara tahunan, inflasi Maret 2022 tercatat sebesar 3,24 persen (yoy), meningkat dibandingkan Februari 2022 yang sebesar 2,77 persen (yoy).

"Sementara itu, secara tahun berjalan (Januari s.d Maret 2022), Sumatera Barat mengalami inflasi sebesar 1,87 persen (ytd), juga meningkat dibandingkan Februari 2022 yang sebesar 1,10 (ytd)," ujar Wahyu.

 

 

 

 

 

Terpopuler