Kamis 14 Apr 2022 12:24 WIB

Disbudpar Bandung Ingatkan Tempat Hiburan Tutup Saat Ramadhan

Disbudpar Bandung belum menemukan kembali tempat hiburan yang beroperasi.

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Nur Aini
Tempat hiburan malam, ilustrasi
Foto: Edi Yusuf/Republika
Tempat hiburan malam, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung mengungkapkan masih menemukan tempat hiburan beroperasi di awal-awal bulan puasa Ramadhan. Pihaknya mengingatkan kepada para pengelola tempat hiburan untuk menaati aturan tidak beroperasi selama bulan puasa Ramadhan.

"Waktu di awal-awal ada, kita kasih pembinaan dan peringatan tambah ke sini taat," ujar Kepala Disbudpar Kota Bandung Dewi Kania Sari kepada wartawan di Balai Kota Bandung, Kamis (14/4/2022).

Baca Juga

Namun seiring waktu, pihaknya saat ini belum menemukan kembali tempat hiburan yang beroperasi. Apabila mendapatkan laporan tentang tempat hiburan beroperasi maka pihaknya akan menindak.

"Sampai sejauh ini ada monitoring masih ditaati, ada beberapa waktu awal-awal (Ramadhan) masih buka maka kita kasih pembinaan," katanya.

Ia melanjutkan pihaknya mengingatkan pelaku usaha tempat hiburan untuk tutup di bulan puasa Ramadhan. "Kita minta tutup dulu dari 12 bulan satu bulan," katanya.

Kadisbudpar yang akrab disapa Kenny ini menambahkan pihaknya melakukan antisipasi terhadap masyarakat yang mudik Lebaran ke Bandung. Di tengah pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pihaknya akan melakukan pengawasan jam operasional dan kapasitas di hotel.

"Saya mendapatkan informasi dari ketua Riung Priangan okupansi sudah 50 persen di Kota Bandung di beberapa hotel berbintang apalagi nanti pada saat akhir bulan Ramadhan orang sudah mudik balik ke Bandung lebih banyak lagi pengunjung ke Kota Bandung," katanya.

Ia mengatakan pihaknya juga akan mengawasi destinasi wisata saat libur Lebaran 1443 Hijriah. Pengelola objek wisata harus wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan minimal sudah divaksin kedua.

Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung terkait rencana tes acak antigen kepada para pemudik.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement