Senin 18 Apr 2022 08:51 WIB

Dinas PUPR Depok Perbaiki Area Makam di Kemiri Muka yang Longsor

Longsor dengan tinggi empat meter dan panjang lima meter diperbaiki petugas.

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Erik Purnama Putra
Petugas Dinas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok melakukan perbaikan penanganan berupa pengangkatan material longsor di area makam RT 02 RW 09, Kelurahan Kemiri Muka, Kecamatan Beji, Kota Depok.
Foto: Dok Pemkot Depok
Petugas Dinas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok melakukan perbaikan penanganan berupa pengangkatan material longsor di area makam RT 02 RW 09, Kelurahan Kemiri Muka, Kecamatan Beji, Kota Depok.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Hujan deras yang mengguyur Kota Depok dalam dua hari berurut-turut menyebabkan terjadinya longsor di area makam RT 02 RW 09, Kelurahan Kemiri Muka, Kecamatan Beji, Kota Depok. Saat ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok melakukan perbaikan penanganan berupa pengangkatan material longsor.

"Begitu mendapat laporan, kami langsung terjunkan satu regu satuan tugas (satgas) yang terdiri dari 10 orang untuk melakukan penanganan. Saat ini pengangkatan material longsor, kemudian nanti dilanjut dengan pembuatan turap," ujar Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Citra Indah Yulianty di Kota Depok, Jawa Barat, Ahad (17/4/2022).

Menurut Citra, longsor dengan tinggi empat meter dan panjang lima meter segera ditindaklanjuti petugas. Adapun penyebabnya adalah intensitas hujan yang tinggi sehingga struktur tanah dan bebatuan bergerak ke tempat yang lebih rendah. "Pekerjaan ini menggunakan anggaran pemeliharaan, tidak ada target. Yang jelas harus sampai selesai," terangnya.

Citra berpesan, kepada seluruh masyarakat untuk waspada terhadap cuaca ekstrem yang kemungkinan terjadi beberapa hari ke depan berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Utamanya, waspada terhadap potensi keretakan tanah yang bisa menimbulkan longsor.

"Waspadalah di musim penghujan saat ini dengan kemungkinan akan terjadi bencana banjir dan tanah longsor," kata Citra.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement