Rabu 27 Apr 2022 14:44 WIB

Pasar Tani Ramadhan di Gorontalo Diminati Pembeli

Pasar Tani Ramadhan digelar untuk membantu masyarakat menyambut Lebaran.

Rep: ANTARA/ Red: Fuji Pratiwi
Petugas melayani pembeli saat berlangsungnya Pasar Tani Ramadhan di halaman Laboratorium Balai Karantina Pertanian (Barantan), Kota Gorontalo, Gorontalo, Rabu (27/4/2022). Barantan Gorontalo, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) bersama Bulog membuka Pasar Tani Ramadhan yang menjual berbagai bahan pangan dengan harga di bawah harga pasaran untuk memenuhi kebutuhan masyarakat jelang Lebaran.
Foto: ANTARA/Adiwinata Solihin
Petugas melayani pembeli saat berlangsungnya Pasar Tani Ramadhan di halaman Laboratorium Balai Karantina Pertanian (Barantan), Kota Gorontalo, Gorontalo, Rabu (27/4/2022). Barantan Gorontalo, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) bersama Bulog membuka Pasar Tani Ramadhan yang menjual berbagai bahan pangan dengan harga di bawah harga pasaran untuk memenuhi kebutuhan masyarakat jelang Lebaran.

REPUBLIKA.CO.ID, GORONTALO -- Pasar Tani Ramadhan yang digelar oleh Balai Karantina Pertanian (Barantan) Provinsi Gorontalo bekerja sama denganBulog Sub Divisi Regional (Subdivre) Gorontalo, Rabu (27/4/2022), diminati pembeli karena harga yang ditawarkan cukup terjangkau.

Sekretaris Badan Karantina Pertanian (Barantan), Kementerian Pertanian, Wisnu Haryana, usai membuka kegiatan tersebut mengatakan, harga bahan pangan pokok yang dijual dalam Pasar Tani Ramadhan di bawah harga pasaran. "Untuk membantu masyarakat dalam menyambut Lebaran, kami menyediakan bahan pangan pokok dengan mutu berkualitas dan harga terjangkau," ucapnya.

Baca Juga

Menurut dia, sesuai dengan arahan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, Pasar Tani Ramadhan juga digelar di seluruh provinsi di Tanah Air. "Ini langkah untuk mengantisipasi adanya lonjakan harga bahan pangan strategis," tambah Wisnu.

Wisnu yang didampingi penanggung jawab teknis, Kepala Karantina Pertanian Gorontalo, Muhammad Syahrir, sehari sebelumnya berkesempatan untuk melakukan pemantauan di Pasar Sentral Gorontalo. Dari data yang dimilikinya seluruh stok bahan pangan tersedia, dan harga masih dalam kendali.

"Beras, bawang merah dan gula, stoknya dua kali lipat dari perkiraan kebutuhan. Sedangkan pada pasar tani, tidak kurang dari 240 liter minyak goreng didistribusikan dengan harga Rp. 23.000 per liter, menjadi salah satu produk yang paling laris," katanya.

Sementara itu, Walik Kota Gorontalo, Marthen Taha yang hadir dan meresmikan Pasar Tani Ramadhan mengapresiasi upaya jajaran Kementerian Pertanian dalam menjaga ketersediaan bahan pangan pokok jelang Lebaran. "Saya mengapresiasi kebijakan Bapak Menteri Pertanian melalui Barantan yang telah menghadirkan Pasar Tani. Disini masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokoknya dengan harga di bawah harga pasar," kata Marthen.

Berdasar pantauan, harga di pasar yang digelar selama sehari ini adalah minyak goreng Rp 23.000 per liter, bawang putih Rp 26.000 per kilogram, bawang merah Rp 22.000 per kilogram, cabai rawit Rp 30.000 per kilogram, telur ayam ras yang dijual eceran seharga Rp 1.500 per butir, dan daging ayam ras Rp 45.000 per ekor.

Salah seorang pembeli, Hasni Sulila, mengaku senang dengan digelarnya Pasar Tani Ramadhan itu. "Saya senang karena kami dilayani dengan baik dan harganya terjangkau, semoga tahun depan bisa diadakan lagi," kata Hasni.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement