Pameran Arsitektur Masjid Nabawi Perkaya Pengalaman Pengunjung

Senin , 09 May 2022, 14:21 WIB Reporter :Muhyiddin/ Redaktur : Muhammad Hafil
Pameran Arsitektur Masjid Nabawi Perkaya Pengalaman Pengunjung
Pameran Arsitektur Masjid Nabawi Perkaya Pengalaman Pengunjung

IHRAM.CO.ID,MADINAH -- Badan Urusan Masjid Nabawi menggelar pameran tentang arsitektur Masjid Nabawi untuk memperkaya pengalaman pengunjung. Arsitektur Masjid Nabawi yang membentang lebih dari 1.400 tahun menjadi saksi keindahan dan keakuratan arsitektur Islam dengan desain tekniknya, dekorasi perkotaan yang indah, benda-benda warisan, dan harta berharga yang dimiliki masjid kebanggaan umat Islam ini.

 

Terkait

Dialnsir Arab News, Senin (9/5/2022), pameran yang berlokasi di selatan Masjid Nabawi di atas lahan seluas 2.200 meter persegi ini mengulas sejarah arsitektur bangunan sejak pertama kali dibangun oleh Nabi Muhammad dan para sahabatnya hingga perluasan negara-negara Saudi pertama, kedua, dan ketiga.

Baca Juga

Pameran ini sebagian besar berfokus pada ekspansi Saudi dari era mendiang Raja Abdulaziz dan putra-putranya setelahnya, mendiang Saud, Faisal, Khalid, Fahd, dan Abdullah, hingga era Raja Salman dan apa yang dapat disaksikan di Masjid Nabawi saat ini, khususnya terkait perawatan dan pelayanan terpadu yang diberikan kepada pengunjung dan jamaah.

Pameran ini juga mencakup teknologi modern dan layar interaktif yang menampilkan arsitektur dan informasi yang berkaitan dengan Masjid Nabawi. Ada juga film dan gedung bioskop. Selain itu, ada juga aula khusus untuk barang-barang berharga, termasuk harta langka dari Dua Masjid Suci, serta artefak kuno yang diawetkan selama berabad-abad.

Dalam pameran ini, para pengunjung juga dapat memperkaya pengalamannya tentang fitur Masjid Nabawi, seperti mimbar, mihrab, kubah dan kanopi, pintu, adzan, muazin, menara, suar, alun-alun, dan layanan yang ditawarkan kepada orang-orang.

Pameran ini menghadirkan konten dalam beberapa bahasa melalui panel dinding dan layar interaktif. Semua hasil pameran menggunakan bahasa Arab dan Inggris, sedangkan isinya telah diterjemahkan ke dalam 12 bahasa. Ada juga terjemahan audio, yang memungkinkan pengunjung mengakses konten pameran melalui perangkat khusus.

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini