Senin 30 May 2022 14:34 WIB

Dinsos Salurkan Logistik untuk Korban Terdampak Puting Beliung di Palu

Angin puting beliung melanda Palu pada Ahad (29/5/2022) dan merusak sejumlah rumah

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih
Angin puting beliung melanda Palu pada Ahad (29/5/2022) dan merusak sejumlah rumah. Ilustrasi.
Foto: ANTARA/Adeng Bustomi
Angin puting beliung melanda Palu pada Ahad (29/5/2022) dan merusak sejumlah rumah. Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, PALU - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palu menyalurkan bantuan logistik kepada korban terdampak angin puting beliung di Palu, Sulawesi Tengah yang terjadi pada Ahad (29/5/2022).

"Kurang lebih 38 kepala keluarga di tiga kelurahan kami berikan bantuan logistik sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari warga terdampak," kata Kepala Dinas Sosial Kota Palu Romy Sandi Agung yang dihubungi di Palu, Senin (30/5/2022).

Baca Juga

Ia menjelaskan bantuan logistik disalurkan pada Ahad malam sebagai bentuk respons cepat kepada warga di hunian tetap (huntap) korban korban gempa di Kelurahan Duyu , Kelurahan Pengawu, Kecamatan Tatanga dan Kelurahan Buluri, Kecamatan Ulujadi sebagai daerah cukup parah atas dampak bencana tersebut. Logistik yang disalurkan berupa sembako, perlengkapan bayi, dan terpal karena logistik semacam ini sangat dibutuhkan warga di situasi darurat.

Dari data Pemkot Palu, tercatat lima rumah rusak berat akibat diterjang puting beliung, empat di Kelurahan Duyu dan satu rumah di Kelurahan Buluri. "Selain bahan makanan dan perlengkapan lainnya, kami juga menyalurkan bantuan bahan bangunan senilai Rp 10 juta untuk perbaikan rumah warga rusak berat," tutur Romy.

Dari laporan yang diterima pihaknya, rata-rata kerusakan rumah warga pada bagian atap karena tertiup angin kencang. "Kami selalu berupaya memberikan yang terbaik kepada warga. Respons cepat logistik disalurkan adalah bagian dari upaya pemulihan," kata Romy menambahkan.

Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, kurang lebih 20 unit rumah warga terdampak angin puting beliung di lima kelurahan. Delapan rumah rusak di huntap Duyu, tiga rumah rusak di Kelurahan Pengawu, sembilan unit rumah rusak di Kelurahan Buluri, dan masing-masing satu rumah rusak di Kelurahan Tipo serta Kelurahan Silae. Dua tiang listrik mengalami putus jaringan, satu sepeda motor rusak berat, dan satu mobil rusak ringan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement