Ahad 19 Jun 2022 05:39 WIB

Apa Kata Alquran tentang Berkah Perjalanan Haji?

Hanya mereka yang benar-benar berhaji dapat merasakan berkah sesungguhnya.

Rep: Fuji E Permana/ Red: Ani Nursalikah
Ilustrasi. Jamaah haji tengah memanjatkan doa di Jabal Rahmah, saat menunaikan ibadah wukuf di padang Arafah. Apa Kata Alquran tentang Berkah Perjalanan Haji?
Foto: AP/ Amr Nabil
Ilustrasi. Jamaah haji tengah memanjatkan doa di Jabal Rahmah, saat menunaikan ibadah wukuf di padang Arafah. Apa Kata Alquran tentang Berkah Perjalanan Haji?

IHRAM.CO.ID, KAIRO -- Seseorang dapat menggambarkannya dengan sangat rinci. Tapi dalam Alquran, Allah memerintahkan Nabi Ibrahim mengundang orang-orang untuk datang melaksanakan ibadah haji.

"Supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan atas rezeki yang Allah telah berikan kepada mereka berupa binatang ternak. Maka makanlah sebagian daripadanya dan (sebagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir." (QS Al-Hajj: 28)

Baca Juga

Oleh karena itu, hanya mereka yang benar-benar melakukan haji yang dapat merasakan berkah yang sesungguhnya. Imam Abu Hanifah meriwayatkan tidak yakin ibadah mana yang lebih baik. Tapi begitu dia melakukan haji, dia tidak ragu-ragu menyatakan haji adalah yang paling utama dari semuanya.

Berikut adalah penjelasan singkat tentang berkah haji.

Perjalanan

Kami biasanya memikirkan perjalanan sebagai dua jenis: perjalanan bisnis dan perjalanan rekreasi. Dalam kedua kasus, Anda bepergian untuk memenuhi keinginan duniawi dan menguntungkan diri sendiri.

Anda meninggalkan rumah, terpisah dari keluarga, menghabiskan uang untuk kepentingan anda sendiri. Anda tidak mencari tujuan yang lebih tinggi dan luhur.

Tetapi perjalanan haji sangat berbeda sifatnya. Anda tidak mencari tujuan pribadi. Anda melakukannya semata-mata untuk Allah dan pemenuhan tugas yang Dia tetapkan.

Tak seorang pun dapat siap untuk melakukan perjalanan ini, kecuali dia memiliki cinta Allah di dalam hatinya, serta takut kepada-Nya. Dia perlu sepenuhnya percaya Allah ingin dia melakukan apa yang dia lakukan.

Kesediaan Anda untuk menanggung kekurangan yang timbul dari pemisahan dari keluarga anda, untuk mengeluarkan biaya besar dalam perjalanan yang tidak akan membawa imbalan materi, dan menderita kerugian bisnis atau pekerjaan, semua adalah tanda kualitas batin tertentu. Bahwa Anda mencintai dan takut Allah lebih dari segalanya, bahwa Anda memiliki rasa kewajiban yang kuat kepada-Nya, bahwa Anda bersedia untuk menanggapi panggilan-Nya dan siap untuk mengorbankan kenyamanan materi Anda di jalan-Nya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement