Jumat 01 Jul 2022 20:45 WIB

Lee Bersumpah Bangun Hong Kong Lebih Dinamis dan Harmonis

Lee dilantik sebagai kepala eksekutif Hong Kong yang baru.

 John Lee.
Foto: AP Photo/Kin Cheung
John Lee.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- John Lee mengucapkan sumpah atas jabatan barunya sebagai Kepala Eksekutif Wilayah Administratif Hong Kong (HKSAR) untuk lima tahun ke depan, Jumat (1/7/2022). Ia bertekad membawa daerahnya lebih dinamis dan harmonis.

"Saya bersumpah atas jabatan sebagai Kepala Eksekutif dan akan menegakkan Undang-Undang Dasar, bertanggung jawab kepada pemerintah pusat, dan pemerintah HKSAR," katanya.

Baca Juga

Pelantikan dan pengambilan sumpah yang dipimpin langsung oleh Presiden China Xi Jinping di gedung Convention and Exhibiton Center di kawasan Wanchai itu bersamaan dengan peringatan 25 tahun kembalinya Hong Kong ke China.

Lee menggantikan pejabat sebelumnya Carrie Lam yang telah habis masa jabatan periode pertamanya selama lima tahun. Lee, pria berlatar belakang polisi berusia 64 tahun itu, memenangi pemilihan umum di Hong Kong pada Mei lalu.

Pria yang sebelumnya menjabat Sekretaris Utama HKSAR tersebut menjadi calon tunggal pada pemilu lalu setelah Carrie menyatakan tidak mencalonkan diri lagi sebagai kepala eksekutif untuk periode keduanya pada lima tahun mendatang.Sejak dikembalikan oleh Inggris ke China pada 1997 silam, Hong Kong menganut "Satu Negara, Dua Sistem".

"Dengan menjalankan "Satu Negara, Dua Sistem", Hong Kong telah mencapai berbagai prestasi yang diakui di seluruh dunia," demikian Xi dalam sambutan acara pelantikan tersebut.

Menurut dia, Hong Kong telah membuka babak baru dalam memberikan kontribusi pembangunan ekonomi kepada China dalam jangka panjang, berkesinambungan, dan cepat."Lima tahun ke depan sangat penting bagi Hong Kong untuk melakukan berbagai terobosan," kata Xi.

Pemimpin tertinggi Partai Komunis China (CPC) itu tiba di Hong Kong sejak Kamis (30/6) sore dengan menggunakan kereta api didampingi istri Peng Liyuan.Kunjungan ke Hong Kong merupakan perjalanan Xi yang pertama kali ke luar wilayah daratan China dalam dua tahun terakhir sejak pandemi Covid-19 melanda.

Lee merupakan kepala eksekutif periode keenam sekaligus yang pertama sejak diberlakukan Undang-Undang Keamanan Nasional yang baru pada 2019 di Hong Kong. (T.M038)

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement