Selasa 09 Aug 2022 15:11 WIB

Pria Keempat Korban Pembunuhan Muslim Albuquerque Sempat Melayat Korban Sebelumnya

Ia dibunuh setelah melayat Muslim korban pembunuhan lain.

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Ani Nursalikah
Seorang Imam memimpin sekelompok pria selama Sholat zhuhur di Islamic Center of New Mexico di Albuquerque, New Mexico, Ahad, 7 Agustus 2022, setelah pria Muslim keempat dibunuh di kota itu. Pria Keempat Korban Pembunuhan Muslim Albuquerque Sempat Melayat Korban Sebelumnya
Foto: Adolphe Pierre-Louis/Albuquerque Journal via
Seorang Imam memimpin sekelompok pria selama Sholat zhuhur di Islamic Center of New Mexico di Albuquerque, New Mexico, Ahad, 7 Agustus 2022, setelah pria Muslim keempat dibunuh di kota itu. Pria Keempat Korban Pembunuhan Muslim Albuquerque Sempat Melayat Korban Sebelumnya

REPUBLIKA.CO.ID, ALBUQUERQUE -- Polisi dan masyarakat di Albuquerque saat ini sedang mencari pembunuh empat pria Muslim setempat yang menciptakan kekhawatiran komunitas Muslim di wilayah tersebut. Padahal salah satu korban Naeem Hussain yang terbunuh pada Jumat (5/8/2022) sempat melayat ke korban lainnya sebelumnya.

Naeem adalah korban terakhir yang dibunuh beberapa jam setelah menghadiri upacara pemakaman untuk dua pria Muslim lainnya. Kini, polisi meminta bantuan masyarakat untuk menemukan siapa yang bertanggung jawab.

Baca Juga

“Dia datang ke AS enam tahun lalu setelah sangat banyak mengalami kesulitan untuk bisa sampai ke AS,” kata Ehsan Shahalami, saudara ipar Naeem dilansir dari KOB4, Selasa (9/8/2022).

Shahalami mengatakan dia bekerja keras untuk membeli truk roda 18 miliknya sendiri demi mengejar impian Amerika dari Pakistan. “Bagi saya, misalnya, saya masih pada titik-titik yang saya tidak percaya. Saya masih menunggu panggilan telepon darinya atau semacamnya, hanya untuk mendengar suaranya sekali lagi,” kata Shahalami.

Menurutnya, setelah pemakaman, ada makan siang di Islamic Center of New Mexico. Namun, ternyata momen itu adalah waktu terakhir kali Naeem melihat teman-temannya.

"Meneleponnya dan mengirim SMS kepadanya dan dia tidak menanggapi panggilan atau SMS itu," kata Shahalami.

Dia mengatakan teman-teman Naeem menggunakan riwayat telepon milik saudara iparnya untuk melacaknya ke tempat parkir Lutheran Family Services, tepat di Utara Central dan Timur Nob Hill. “Dan mereka pergi mendekati kendaraan dan melihat Naeem dan mereka membuka pintu, mereka pikir dia sedang tidur, atau sesuatu. Jadi mereka pada dasarnya berkata, 'Naeem?' Dan kemudian, begitu mereka menyentuhnya, salah satu temannya membungkuk dan jatuh,” kata Shahalami.

"Teman-teman yang melihat mayat itu, mereka bilang kepalanya ditembak," tambahnya.

Naeem adalah pria Muslim ketiga yang terbunuh di Albuquerque dalam waktu kurang dari dua minggu. Sekarang, polisi sedang menyelidiki apakah dan bagaimana pembunuhan ini mungkin terkait. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement