Jumat 19 Aug 2022 07:05 WIB

Wagub DKI: Rusun Bisa Jadi Solusi Kebakaran di Permukiman Padat

'Di Jakarta masih banyak rumah padat, salah satu solusinya adalah dibangun rusun.'

Dokumentasi. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, rumah susun (rusun) bisa menjadi solusi untuk mengantisipasi kebakaran di permukiman padat.
Foto: ANTARA/Muhammad Adimaja
Dokumentasi. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, rumah susun (rusun) bisa menjadi solusi untuk mengantisipasi kebakaran di permukiman padat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, rumah susun (rusun) bisa menjadi solusi untuk mengantisipasi kebakaran di permukiman padat. Sebelumnya, kebakaran rumah indekos di Tambora, Jakarta Barat, mengakibatkan enam orang penghuni tewas.

Menurut Riza, permukiman padat penduduk menjadi salah satu sebab kebakaran sering terjadi termasuk di Jakarta sehingga pembangunan rusun dapat menjadi solusi guna mengurai kepadatan penduduk. "Di Jakarta ini masih banyak rumah-rumah padat, salah satu solusinya adalah dibangun rumah susun. Ini bagian dari solusi mengurangi potensi kebakaran karena kepadatan penduduk yang berkumpul di hunian padat," kata Riza di Jakarta, Kamis (18/8/2022).

Baca Juga

Terkait kebakaran itu sendiri, Riza mengatakan, Pemprov DKI bersama dengan pihak kepolisian melakukan penyelidikan atas kebakaran tersebut. "Kebakaran kemarin itu menjadi perhatian kita semua, Dinas Gulkarmat, begitu juga kepolisian terus melakukan pengecekan, penyelidikan apa yang menjadi penyebab dan sedang ditangani. Korban juga kami tangani dan kami berikan bantuan," ucapnya.

Sebelumnya, kebakaran melanda bangunan indekos di Jalan Duri Selatan 1, RT 06/02, Nomor 10, Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat pada Rabu (17/8/2022). Dalam kebakaran ini, sebanyak enam penghuni indekos tewas.

Kapolsek Tambora Kompol Rosana Albertina Labobar mengatakan, kebakaran indekos di kelurahan Duri Selatan yang terjadi kemarin disebabkan oleh kipas angin. "Karena penghuni kamar tersebut sudah kita periksa dan yang bersangkutan meninggalkan indekositu jam 5 pagi. Kemudian dia lupa mencabut kipas angin, jadi kipas anginnya dalam keadaan nyala," kata Rosana saat ditemui di lokasi kebakaran, Kamis.

Karena sambungan listrik masih tertancap ke stop kontak, terjadilah korsleting yang menimbulkan percikan api di lantai dua.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement