Kamis 27 Oct 2022 13:26 WIB

Berawal dari Kampus, Alina Berkenalan dengan Islam Hingga Berikrar Menjadi Muslim

Alina merupakan seorang mualaf asal Laos.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Ani Nursalikah
Masjid Wilayah menyala dengan latar belakang cakrawala kota pada malam Ramadhan di Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu, 2 April 2022. Berawal dari Kampus, Alina Berkenalan dengan Islam Hingga Berikrar Menjadi Muslim
Foto: AP/Vincent Thian
Masjid Wilayah menyala dengan latar belakang cakrawala kota pada malam Ramadhan di Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu, 2 April 2022. Berawal dari Kampus, Alina Berkenalan dengan Islam Hingga Berikrar Menjadi Muslim

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Alina (40 tahun) merupakan seorang mualaf asal Laos, sebuah negara kecil di Asia Tenggara. Ia termasuk yang memiliki hak istimewa untuk menyelesaikan sekolah menengah dan melanjutkan pendidikan di universitas.

Setelah lulus, ia menemukan pekerjaan yang bagus di sebuah perusahaan internasional, yang memberinya kesempatan bepergian ke bagian lain Asia. Alina pun melakukan perjalanan ke Vietnam, Thailand, China, serta Malaysia 15 tahun yang lalu.

Baca Juga

Ketika tiba di Malaysia, ia memperhatikan orang-orang tidak makan ketika waktu makan siang tiba. Ia merasa hal itu aneh dan memutuskan bertanya. Ia pun mendapatkan jawaban jika saat itu adalah bulan Ramadhan dan mereka berpuasa sesuai dengan perintah Allah SWT.

Setelah beberapa waktu, ia perhatikan masyarakat sekitar juga tidak minum. Ia memutuskan kembali bertanya dan ternyata mendapat jawaban yang sama. Alina merasa tercengang dan bertanya-tanya siapakah Allah ini, sehingga orang-orang menahan diri dari makan dan minum demi-Nya?

Ketika ia bertanya kepada rekan-rekan Malaysianya, mereka memutuskan mengajaknya ke tempat yang dapat menjawab semua pertanyaan yang ia miliki. Di lokasi itu terdapat pula sekelompok mahasiswa dari berbagai negara, seperti Eropa, Asia dan Afrika. Mereka berbicara satu sama lain dalam bahasa Inggris yang sangat baik dan membuat Alina terkesan.

Melihat mereka semua fasih berbicara dalam bahasa Inggris, ia pun penasaran bagaimana dan di mana mereka mempelajarinya. Alina berpikir mereka pasti murid lembaga pendidikan yang sangat berkualitas tinggi. Ia pun mendapat informasi jika mereka semua adalah mahasiswa di sebuah universitas Islam Internasional di Malaysia.

"Bagaimana seseorang bisa belajar di sana, saya bertanya. Apakah itu sangat mahal?" tanyanya dikutip di About Islam, Kamis (27/10/2022).

Kemudian salah satu orang yang memberi tentang Allah SWT, Islam dan Ramadhan, mengatakan jika ia menjadi Muslim, ia dapat mengajukan permohonan beasiswa. Ia pun bertanya bagaimana cara menjadi Muslim, yang dijawab hanya perlu mengucapkan kata-kata tertentu, syahadat.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement