Selasa 20 Dec 2022 20:41 WIB

Perusahaan China Sponsor Terbesar Piala Dunia 2022

Argentina menjadi tim favorit perusahaan-perusahaan China.

Upacara penghargaan berlangsung setelah Final Piala Dunia FIFA 2022 antara Argentina dan Prancis di stadion Lusail, Lusail, Qatar, 18 Desember 2022.
Foto: EPA-EFE/Georgi Licovski
Upacara penghargaan berlangsung setelah Final Piala Dunia FIFA 2022 antara Argentina dan Prancis di stadion Lusail, Lusail, Qatar, 18 Desember 2022.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Sejumlah perusahaan asal China menjadi sponsor terbesar turnamen sepak bola Piala Dunia 2022 di Qatar yang berakhir Ahad (18/12/2022) lalu. Total nilai sponsor perusahaan China yang dikucurkan untuk Piala Dunia Qatar mencapai 1,4 miliar dolar AS (setara Rp 21,8 triliun), demikian Jiangxi Business News mengutip GlobalData, Selasa (20/12/2022).

Perusahaan-perusahaan asal Amerika Serikat menjadi sponsor terbesar kedua untuk turnamen empat tahunan itu dengan nilai 1,1 miliar dolar AS (Rp17,1 triliun).

Baca Juga

Wanda menjadi salah satu dari tujuh mitra resmi Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA). Vivo, Mengniu, dan Hisense juga turut mensponsori turnamen sepak bola FIFA tersebut. 

Argentina yang menjuarai Piala Dunia 2022 menjadi favorit perusahaan-perusahaan China. Tim dan para pemain Argentina menjadi sasaran sponsor. Yili, Panpan Food, Cotti Coffee, Macro, NetEase, GMMC, Wanda Sports, dan Lingxi Games menjadi mitra timnas dan pemain Argentina.

Asosiasi Sepak Bola Argentina sebagaimana laporan Southern Metropolis menyebutkan bahwa perusahaan-perusahaanChina memberikan kontribusi antara 10 hingga 15 persen dari total sponsor global yang menandatangani kesepakatan dengan mereka November lalu.

Meskipun kekuatan sepak bola terutama terkonsentrasi di Eropa dan Amerika, hampir separuh penggemar Piala Dunia ada di Asia. Data FIFA menunjukkan selama Piala Dunia 2018 di Rusia, total audiens di Asia mencapai 1,6 miliar atau 43 persen dari total audiens secara global. Tiga dari lima negara teratas menurut peringkat audiens berada di Asia, yakni China, India, dan Indonesia.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement