Ahad 08 Jan 2023 18:12 WIB

Pegiat UMKM Apresiasi Presiden Jokowi Beli Produk dalam Negeri 

Permintaan atau serapan produk dari negeri yang cenderung lebih sedikit.

Presiden Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Menteri BUMN Erick Thohir berbelanja pakaian lokal
Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Menteri BUMN Erick Thohir berbelanja pakaian lokal

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Gerakan Ekonomi Kreatif Provinsi Banten Wishnu Febryan mengapresiasi Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengajak masyarakat untuk lebih memilih membeli produk dalam negeri saat jalan-jalan di mal Living World Pekanbaru, Riau.

Presiden Jokowi bersama sejumlah menteri ditemani Gubernur Riau Syamsuar memborong toko pakaian hammer yang diketahui merek asli Indonesia.

Baca Juga

"Sebenarnya anjuran (membeli) sih dari 2022 tahun yang lalu, Presiden Jokowi itu sudah benar-benar meminta seluruh pemerintahan maupun pemerintah daerah membeli produk dalam negeri ini di tingkatkan lagi," ujar Wishnu, Ahad (8/1/2023).

Menurutnya saat ini ajakan Presiden Jokowi untuk terus membeli produk dalam negeri terus di galakkan, namun menurut Wishnu jumlahnya masih relatif lebih kecil.

"Untuk di tahun kemarin itu di tahun 2022 kalau saya nggak salah, ada 722 triliun uang yang keluar tetapi untuk pembelian dalam negeri ini masih di angka 180 triliunan berarti gapnya kan masih jauh," ujarnya.

Permintaan atau serapan produk dari negeri yang cenderung lebih sedikit kata Wishnu diperkirakan salahsatunya karena UMKM kurang memanfaatkan secara optimal digital marketing sebagai sarana memperkenalkan produk nya.

"Di mana saat ini UMKM itu menurut saya perlu banget masuk ke digitalisasi, sampai sekarang sih yang saya temuin di lapangan itu masih banyak UMKM yang merasa mereka nggak butuh digitalisasi dan mereka merasa digital marketing itu cuma untuk perusahaan-perusahaan besar saja," urai Wishnu.

"Penjelasan benefitnya apa dan terlebih mereka nggak tahu digital marketing ternyata salah satu promosi yang gratis, di situ coba untuk edukasi mereka coba untuk masuk nih digitalisasi. Ditambah lagi kan sekarang internet ada di mana-mana, bahkan di daerah-daerah itu sudah ada internet Ini kan harus dimanfaatkan juga," sambungnya.

Selain itu, Wishnu juga mendorong baik pemerintah pusat maupun daerah agar mensosialisasikan ke masyarakat tentang produk-produk UMKM yang berada di sekitarnya.

"Dari segi pemerintah juga harus aware juga sih sama sama harus memberikan sosialisasi juga nih ke daerah-daerah. Harapannya mereka juga bisa nih ngasih UMKM UMKM yang di daerah ini informasi mengenai digital marketing," Tuntas Wishnu.

Sebelumnya, Presiden Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Menteri BUMN Erick Thohir jalan-jalan ke mal lalu masuk ke sebuah outlet pakaian lokal Hammer. 

Presiden bersama para menteri kemudian memilih-milih sejumlah pakaian yang dipajang di sana.

“Ini baru saja membeli brand asli Indonesia, Hammer,” kata Presiden usai mengenakan pakian barunya.

Sementara itu, Erick Thohir berkelakar Presiden Jokowi, Mensesneg Pratikno, dan Menteri PUPR Basuki adalah grup boyband. 

“Saya bodyguard-nya,” kata Erick sambil tertawa saat mengenakan pakaian yang berbeda dengan ketiga petinggi negara tersebut.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement