Pasangan ganda putra Indonesia Devin Artha Wahyudi dan Ali Faathir Rayhan melaju ke final pertama mereka di level BWF Super 300 pada Macau Open 2026. Penampilan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier mereka sejak dipasangkan di Pelatnas.

Keberhasilan itu juga dikaitkan dengan proses pembinaan berkelanjutan yang dijalankan PBSI dan dukungan dari mitra, termasuk program-program yang memberi kesempatan bertanding di berbagai turnamen internasional.

Jejak Prestasi Devin/Faathir

Sejak dipasangkan, Devin/Faathir menunjukkan perkembangan konsisten. Mereka meraih gelar juara pada Toyota Thailand International Challenge 2025 dan Odisha Masters 2025 di India.

Selain itu, pasangan ini menembus babak semifinal pada sejumlah turnamen: wondr by BNI Indonesia International Challenge I 2025, wondr by BNI Indonesia Masters II 2025, serta Astana International Challenge 2025 di Kazakhstan.

Devin/Faathir juga mendapat kesempatan tampil pada Indonesia Open 2026, turnamen level BWF Super 1000, sebagai bagian dari rencana pembinaan jangka panjang untuk meningkatkan pengalaman dan daya saing mereka di kancah internasional.

Dukungan dan Pernyataan Resmi

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menyampaikan bahwa capaian Devin/Faathir menunjukkan pentingnya pembinaan berkelanjutan dan kesempatan bertanding di level internasional untuk memperkuat mental serta kualitas permainan atlet muda.

— “Keberhasilan Devin dan Faathir menembus final Macau Open 2026 menunjukkan bahwa investasi jangka panjang dalam pembinaan atlet muda mulai membuahkan hasil. Pengalaman bertanding yang mereka peroleh di berbagai ajang internasional, termasuk menghadapi pemain-pemain terbaik dunia, menjadi modal penting dalam membentuk karakter, mental juara, dan kualitas permainan yang dibutuhkan untuk bersaing di level tertinggi,”

Okki menambahkan bahwa Indonesia memiliki talenta bulu tangkis, dan yang diperlukan bagi atlet muda adalah kesempatan berkembang, jam terbang internasional, serta dukungan konsisten dari pemangku kepentingan olahraga.

“Prestasi yang diraih Devin dan Faathir membuktikan bahwa regenerasi atlet Indonesia berjalan dengan baik. Dengan dukungan yang berkelanjutan dan ekosistem pembinaan yang kuat, kami optimistis semakin banyak atlet muda Indonesia yang mampu mengikuti jejak para pendahulunya dan mengharumkan nama bangsa di panggung dunia,”

Komitmen Mitra Pembinaan

Sebagai mitra strategis PBSI, BNI menyatakan komitmen untuk terus mendukung pembinaan atlet, mulai dari pengembangan talenta usia muda hingga penguatan ekosistem kompetisi nasional dan internasional.

BNI menyebut investasi pada pembinaan atlet muda sebagai bagian dari kontribusi untuk membangun sumber daya manusia unggul dan menjaga tradisi prestasi bulu tangkis Indonesia.