Sepakbola

Hasil Bournemouth vs Tottenham 3-2: Spurs Terlempar ke Posisi 14 Klasemen, Krisis Internal Memuncak

Advertisement

Tottenham Hotspur semakin terpuruk setelah menelan kekalahan tipis 2-3 dari Bournemouth di Vitality Stadium pada Kamis (8/1/2026) dini hari WIB. Hasil minor ini tidak hanya memperpanjang tren negatif klub, tetapi juga melempar The Lilywhites ke peringkat 14 klasemen sementara Liga Inggris, sebuah posisi yang sangat mengkhawatirkan bagi sang juara bertahan Liga Europa.

Konflik Pemain dan Fans di Vitality Stadium

Kekalahan ini memicu ketegangan tinggi di tribun penonton. Bek asal Belanda, Micky van de Ven, tertangkap kamera mendatangi suporter dan terlibat perdebatan sengit setelah laga usai. Situasi sempat memanas hingga petugas keamanan dan rekan setim harus menahan Micky van de Ven agar tidak terjadi kontak fisik. Sementara itu, Joao Palhinha berusaha meredam amarah fans dengan melakukan diskusi terbuka di pinggir lapangan untuk merespons kekecewaan suporter.

Kritik Pedas Cristian Romero Terhadap Manajemen

Krisis internal semakin nyata setelah kapten tim, Cristian Romero, mengunggah sindiran tajam melalui media sosialnya. Ia menuding manajemen klub tidak hadir di saat genting dan hanya muncul untuk menyampaikan kebohongan. Meski unggahan tersebut segera diedit, pesan ketidakpuasan sang kapten telah menyebar luas. Masalah bertambah pelik bagi manajer Thomas Frank yang dikecam fans setelah kedapatan meminum dari gelas berlogo Arsenal, rival abadi Spurs, yang ia klaim sebagai keteledoran.

Advertisement

Statistik & Fakta Menarik

Aspek StatistikDetail Data
Performa 11 Laga Terakhir2 Menang, 4 Imbang, 5 Kalah
Posisi Klasemen Saat IniPeringkat 14 Liga Inggris
Skor Akhir PertandinganBournemouth 3-2 Tottenham Hotspur
Insiden KunciKonfrontasi Pemain vs Fans & Kritik Manajemen
Venue PertandinganVitality Stadium

Implikasi Jangka Panjang

Dengan hanya meraih dua kemenangan dari 11 pertandingan terakhir, posisi Thomas Frank kini berada di bawah tekanan besar. Jika tidak segera melakukan pembenahan internal dan memperbaiki koordinasi di lini belakang, Tottenham terancam semakin menjauh dari zona kompetisi Eropa musim depan dan berisiko terjebak di papan bawah klasemen.

Advertisement