Arsenal sukses melangkah ke babak keempat Piala FA 2025/2026 setelah menumbangkan Portsmouth dengan skor telak 4-1. Kemenangan di Fratton Park pada Minggu (11/1/2026) malam WIB ini kembali menegaskan dominasi The Gunners dalam memaksimalkan situasi bola mati.
Meski sempat tertinggal lebih dulu lewat gol cepat Colby Bishop pada menit ketiga, Arsenal tidak panik. Skuad asuhan Mikel Arteta tersebut berhasil membalikkan keadaan sebelum turun minum melalui gol bunuh diri Andrea Dozzell dan aksi Gabriel Martinelli.
Hattrick Gabriel Martinelli
Memasuki babak kedua, Gabriel Martinelli tampil memukau dengan menambah dua gol lagi untuk melengkapi catatan hattrick-nya. Penyerang asal Brasil tersebut menjadi momok menakutkan bagi lini pertahanan tuan rumah sepanjang pertandingan.
Kemenangan ini terasa spesial karena Arsenal turun dengan mayoritas pemain pelapis. Namun, kualitas permainan mereka tetap terjaga, terutama dalam mengeksekusi skema bola mati yang menjadi senjata utama musim ini.
Senjata Mematikan dari Sepak Pojok
Statistik mencatat bahwa tiga dari empat gol Arsenal di laga ini berawal dari situasi sepak pojok yang memicu kekacauan di kotak penalti Portsmouth. Gol pertama lahir dari kemelut yang mengenai Dozzell, sementara gol kedua dan keempat dicetak Martinelli melalui sundulan kepala.
Berdasarkan data Opta, Arsenal telah mencatatkan minimal dua gol dari sepak pojok dalam tiga pertandingan berbeda musim ini. Sebelumnya, Leeds United dan Newcastle United telah lebih dulu merasakan keganasan strategi serupa.
| Statistik Bola Mati Arsenal | Jumlah |
|---|---|
| Total Gol Bola Mati Musim Ini | 17 Gol |
| Peringkat di Premier League | 1 |
Gelandang Arsenal, Christian Norgaard, mengakui bahwa bola mati memang menjadi aspek yang sangat diperhatikan dalam sesi latihan tim. Menurutnya, keunggulan ini memberikan dimensi berbeda dalam strategi menyerang mereka.
“(Bola mati) sangat penting dalam permainan kami, tapi juga bagi tim lain. Tentu saja kami memaksimalkan itu, tapi itu memang penting sekali untuk permainan kami dan jadi senjata utama,” ujar Norgaard kepada BBC Sport.
Dengan hasil ini, Arsenal berhak melaju ke babak berikutnya dan tetap menjaga asa untuk meraih trofi Piala FA musim ini. Konsistensi dalam memanfaatkan peluang sekecil apa pun menjadi sinyal bahaya bagi calon lawan mereka selanjutnya.






