JAKARTA, 03 Januari 2026 – Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menginstruksikan seluruh jajarannya untuk tetap siaga penuh dalam mengamankan arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Instruksi ini dikeluarkan menyusul masih tingginya kunjungan masyarakat di berbagai destinasi wisata menjelang akhir periode liburan.
Kondisi Tempat Wisata dan Arus Lalu Lintas
Irjen Agus Suryonugroho memantau langsung situasi di lapangan, termasuk di kawasan Malang Raya dan Batu. Ia mengapresiasi kondisi yang kondusif di daerah tersebut meskipun masih terjadi pergerakan pengunjung. “Tempat-tempat wisata masih ada peningkatan kunjungan masyarakat. Tadi saya ngecek di Malang Raya, Batu, sudah sangat kondusif, jadi ada pergerakan pengunjung, tidak terlalu signifikan,” ujar Irjen Agus dalam apel KRYD di Command Center Km 29, Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (2/1/2026).
Pemantauan juga dilakukan pada jalur-jalur menuju tempat wisata. Irjen Agus melaporkan bahwa lalu lintas di titik-titik krusial seperti Gadog dan Nagreg terpantau terkendali dengan baik. “Saya cek di Gadog, saya cek di Nagreg, lalu lintasnya cukup terkendali, dan hari ini mungkin setelah ini saya juga akan cek ke salah satu tempat wisata,” tuturnya.
Perpanjangan Operasi dan Fokus Pengamanan
Menyikapi dinamika operasi yang masih berlangsung dan kebutuhan pengamanan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas), Polri memutuskan untuk memperpanjang Operasi Lilin melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD).
“Jadi diperkirakan nanti selesai jam 00.00 WIB dilanjutkan kegiatan KRYD. Jadi terima kasih, rekan-rekan, sudah melaksanakan tugas dengan baik, tetapi KRYD ini juga penting untuk mengelola baik kamseltibcarlantas termasuk juga harkamtibmas,” jelas Irjen Agus.
Ia menekankan pentingnya soliditas jajaran dalam dua hari ke depan untuk mengawal arus balik. Irjen Agus menginstruksikan agar setiap posko tetap beroperasi dan melakukan pengecekan menyeluruh terhadap berbagai aspek, mulai dari lalu lintas di jalan tol, arteri, jalan nasional, hingga jalan alternatif.
Pengawasan Pelabuhan dan Titik Keramaian
Selain itu, pengawasan juga difokuskan pada pelabuhan penyeberangan utama seperti Bakauheni, Merak, Gilimanuk, Ketapang, serta pelabuhan di luar Jawa. Irjen Agus menegaskan bahwa operasi ini tidak boleh dianggap remeh dan seluruh personel harus berada di lapangan untuk memastikan situasi aman terkendali.
“Semua lini tolong dicek, empat klaster itu harus dicek. Situasi lalin di tol seperti apa, situasi lalin di arteri, jalan nasional, bahkan jalan alternatif tolong dicek,” tegasnya. “Pelabuhan penyeberangan baik Bakauheni, Merak, termasuk Gilimanuk, Ketapang, dan yang ada di luar Jawa. Tolong posko cek semuanya, ingatkan semuanya bahwa ini operasi tidak boleh ada yang main-main, harus ada di lapangan, harus tahu betul,” pungkasnya.






