Sepakbola

Liam Rosenior Ditunjuk Jadi Pelatih Chelsea, Hadapi PR Besar Benahi Klub

Advertisement

London – Liam Rosenior resmi ditunjuk sebagai manajer permanen baru Chelsea, menggantikan Enzo Maresca yang hengkang pekan lalu. Pria berusia 41 tahun itu dihadapkan pada segudang pekerjaan rumah untuk membereskan masalah yang tengah melanda The Blues.

Rosenior terlihat menyaksikan langsung pertandingan Chelsea melawan Fulham di Craven Cottage pada Kamis (8/1/2026) dini hari WIB. Ia menyaksikan timnya yang masih dipimpin oleh Calum McFarlane harus menelan kekalahan 1-2 dari tuan rumah.

Chelsea menunjukkan kesulitan sejak awal pertandingan. Situasi semakin pelik ketika Marc Cucurella diusir wasit pada menit ke-22 karena melakukan pelanggaran terhadap Harry Wilson. Kehilangan satu pemain membuat Chelsea semakin tertekan.

Fulham berhasil unggul 2-0 melalui gol Harry Wilson dan Raul Jimenez, sebelum akhirnya Liam Delap berhasil memperkecil ketertinggalan Chelsea menjadi 1-2.

Masalah Kedisiplinan dan Taktik

Usai pertandingan, Liam Rosenior jelas menyaksikan langsung berbagai masalah yang membelit Chelsea. Klub yang pernah menjuarai Piala Dunia Antarklub itu hanya mampu meraih satu kemenangan dari sembilan laga terakhirnya di Premier League.

Melansir Sky Sports, ada beberapa pekerjaan rumah utama yang harus dibenahi Rosenior. Pertama adalah masalah kedisiplinan pemain. Cucurella menjadi pemain ketujuh Chelsea yang menerima kartu merah musim ini. Lima di antaranya terjadi di Liga Inggris, jumlah terbanyak dibandingkan tim lain yang rata-rata hanya mengoleksi dua hingga tiga kartu merah.

Selain kartu merah Cucurella, beberapa pemain Chelsea juga terlihat melakukan pelanggaran yang tidak perlu. Cole Palmer dan Enzo Fernandez bahkan harus menerima kartu kuning dalam 20 menit pertama pertandingan melawan Fulham. Agresivitas yang tidak terkontrol ini dinilai perlu segera diredam oleh Rosenior.

Advertisement

Selanjutnya, Rosenior harus membenahi taktik tim. Raksasa London itu kini tertahan di peringkat kedelapan klasemen dengan 31 poin. Dengan target kembali ke Liga Champions, perbaikan performa tim menjadi keharusan.

Performa Pemain dan Hubungan Suporter

Performa beberapa pemain kunci juga menjadi sorotan. Salah satunya adalah Cole Palmer, yang musim ini terlihat menurun. Selain sempat dibekap cedera, statistik gelandang serang berusia 23 tahun itu juga menurun, dengan baru mencetak empat gol.

Palmer kerap dimainkan di posisi sayap kanan, termasuk saat melawan Fulham. Rosenior diharapkan dapat mengembalikan performa terbaik Palmer untuk mengangkat permainan tim.

Terakhir, Liam Rosenior diharapkan dapat membantu memperbaiki hubungan antara suporter dengan klub. Pada laga melawan Fulham, terlihat adanya spanduk protes yang mengecam kepemilikan Chelsea oleh Clearlake Capital, yang dipimpin Behdad Eghbali. Para suporter menilai pemilik klub tidak peduli dengan tim. Rosenior diharapkan dapat menjembatani hal ini dengan membawa hasil positif di lapangan.

Video: Liam Rosenior Resmi Jadi Pelatih Chelsea

Advertisement