Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) pada 10-12 Januari mendatang. Salah satu agenda penting yang akan dibahas adalah masukan-masukan terkait sistem pemilihan kepala daerah (Pilkada).
Masukan Masyarakat dan Struktur Partai Dibahas
Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira, menyatakan bahwa Rakernas akan menjadi forum untuk mendiskusikan berbagai masukan yang telah diterima. “Sejauh ini ada masukan-masukan dari masyarakat, dari struktur partai, dari daerah nanti dibahas di rakernas,” ujar Andreas Hugo kepada wartawan, Selasa (6/1/2025).
Andreas juga menyebutkan adanya permintaan audiensi dari perkumpulan Masyarakat Selamatkan Demokrasi yang ingin membahas wacana Pilkada melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Menurutnya, masukan tersebut akan menjadi salah satu pertimbangan dalam pembahasan di Rakernas. “Masukan-masukan ini nanti dibahas di Rakernas,” tegasnya.
Pembentukan Subkomisi Ekologi dan Wacana Pilkada DPRD
Selain isu Pilkada, PDIP juga akan membentuk subkomisi yang berfokus pada isu ekologi dan lingkungan hidup dalam Rakernas tersebut. “Ya di dalam rakernas nanti kami membentuk subkomisi tentang ekologi, tentang lingkungan,” ungkap Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, di Sekolah PDIP Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (29/12).
Di sisi lain, wacana mengenai Pilkada yang kembali dipilih melalui DPRD terus mengemuka. Partai Demokrat, melalui Sekjennya Herman Khaeron, menyatakan akan bersikap bersama Presiden Prabowo Subianto dalam menentukan sistem Pilkada ke depan. Sikap ini menandai pergeseran dari posisi Demokrat sebelumnya yang menyatakan akan mengkaji usulan tersebut.
“Demokrat bersama Prabowo dalam penentuan sistem pilkada ke depan. Partai Demokrat berada dalam satu barisan dengan Presiden Prabowo Subianto dalam menyikapi sistem pemilihan kepala daerah,” kata Herman Khaeron dalam pernyataannya, Selasa (6/1).






