Bekasi – Masa Operasi Lilin pengamanan Natal dan Tahun Baru 2026 resmi diperpanjang hingga akhir pekan mendatang. Keputusan ini diambil menyusul dinamika situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta kamseltibcarlantas yang dinilai masih memerlukan pengawalan ekstra.
Perpanjangan Operasi Lilin dan Fokus KRYD
Perpanjangan ini diumumkan langsung oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho saat memimpin apel Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di Command Center Km 29, Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat, pada Jumat (2/1/2026). Apel tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat Korlantas Polri, termasuk Dirkamsel Brigjen Pol. Prianto, Kabagops Kombes Pol. Aries Syahbudin, dan Kabagrenmin Kombes Pol. I Made Agus Prasatya.
Irjen Agus menjelaskan bahwa Operasi Lilin sejatinya berakhir pada Jumat (2/1/2026) pukul 00.00 WIB. Namun, melihat kondisi di lapangan, diperlukan kelanjutan dalam bentuk KRYD. “Jadi diperkirakan nanti selesai jam 00.00 dilanjutkan kegiatan KRYD. Jadi terima kasih rekan-rekan sudah melaksanakan tugas dengan baik. Tetapi KRYD ini juga penting untuk mengelola baik kamseltibcarlantas termasuk juga harkamtibmas,” ujar Irjen Agus dalam pidatonya.
Instruksi Pemantauan Arus Balik dan Lokasi Wisata
Dalam dua hari ke depan, jajaran Korlantas Polri diminta untuk tetap solid mengawal arus balik pasca libur panjang. Irjen Agus menekankan pentingnya pemantauan di berbagai titik, mulai dari posko, lokasi wisata yang ramai, hingga pelabuhan.
“Semua lini tolong dicek. Empat klaster itu harus dicek, situasi lalin di tol seperti apa. Situasi lalin di arteri, jalan nasional, bahkan jalan alternatif tolong dicek,” tegasnya.
Perhatian khusus juga diberikan pada pelabuhan penyeberangan utama. “Pelabuhan penyeberangan baik Bakauheni, Merak, termasuk Gilimanuk, Ketapang, dan yang ada di luar Jawa. Tolong Posko cek semuanya. Ingatkan semuanya bahwa ini operasi, tidak boleh ada yang main-main, harus ada di lapangan, harus tahu betul,” tegas Irjen Agus.
Kunjungan Wisatawan Masih Tinggi
Irjen Agus juga melaporkan bahwa sejumlah tempat wisata masih dipadati pengunjung. Ia memantau langsung kondisi di beberapa daerah.
“Masih ada peningkatan kunjungan masyarakat. Tadi saya ngecek di Malang Raya, Batu, sudah sangat kondusif, jadi ada pergerakan pengunjung tidak terlalu signifikan. Saya cek di Gadog, saya cek di Nangrek, lalu lintasnya cukup terkendali,” ungkapnya, merujuk pada situasi lalu lintas di kawasan wisata Malang dan Puncak, Bogor.
Apel KRYD ini merupakan bagian dari upaya Korlantas Polri untuk memastikan kelancaran dan keamanan mobilitas masyarakat selama periode libur panjang, terutama saat arus balik dan aktivitas di destinasi wisata.






