Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, mengumpulkan komisaris utama dan direktur utama bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) pada Senin, 15 Juni 2026, untuk menggelar rapat evaluasi kinerja. Pertemuan membahas langkah strategis memperkuat peran perbankan BUMN dalam mendukung agenda pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Dalam pertemuan itu, Dony menyoroti hasil kinerja positif yang ditunjukkan bank-bank Himbara sebagai fondasi stabilitas sistem keuangan sekaligus penggerak aktivitas ekonomi. Ia menegaskan pentingnya peningkatan kontribusi melalui penyaluran pembiayaan yang produktif dan inklusif.
Prioritas Pembiayaan
Rapat mencakup pembahasan sektor-sektor prioritas yang menjadi fokus penyaluran pembiayaan. Sektor tersebut antara lain industri manufaktur, program hilirisasi sumber daya alam, pembangunan infrastruktur, serta pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Selain itu, dibahas pula sektor lain yang dinilai memiliki efek berganda terhadap perekonomian nasional, dengan tujuan agar pembiayaan diarahkan pada kegiatan yang menciptakan nilai tambah dan membuka lapangan kerja.
Penguatan Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Selain meninjau capaian kinerja, pertemuan turut membahas penguatan tata kelola dan manajemen risiko. Agenda ini dimaksudkan untuk menjaga daya tahan dan daya saing perbankan BUMN di tengah dinamika ekonomi global dan domestik.
BP BUMN bersama Danantara dan jajaran Himbara menyatakan komitmen untuk memastikan pertumbuhan perbankan BUMN yang sehat, profesional, dan berkelanjutan. Sinergi antara pemegang saham, dewan komisaris, dan manajemen diharapkan memperkuat fungsi intermediasi perbankan serta mendukung percepatan pencapaian target pembangunan nasional.
“Perbankan BUMN memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Dukungan pembiayaan harus terus diarahkan kepada sektor-sektor produktif yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Dony Oskaria.
Ikuti Ihram.co.id
