Berita

Prabowo Cek Kehadiran Ketum Parpol Koalisi Saat Retret, Mensesneg Jelaskan Maknanya

Advertisement

Presiden Prabowo Subianto sempat melakukan pengecekan kehadiran para ketua umum partai politik (parpol) pendukung koalisi pemerintah saat agenda retret Kabinet Merah Putih. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan penjelasan mengenai maksud di balik tindakan tersebut, yakni untuk menunjukkan soliditas koalisi.

Soliditas Koalisi Menjadi Kunci Keberhasilan Program Pemerintah

Prasetyo Hadi menyatakan bahwa kegiatan pengecekan presensi tersebut merupakan bagian dari upaya Presiden Prabowo untuk menegaskan bahwa seluruh partai politik, baik yang memiliki kursi di parlemen maupun yang belum, adalah satu kesatuan dalam Koalisi Merah Putih. “Kita ingin menunjukkan bahwa kita harus menjadi koalisi yang solid karena dibutuhkanlah persatuan, dibutuhkanlah kerja sama untuk dapat mencapai seluruh program-program yang sudah dicanangkan oleh pemerintah,” ujar Prasetyo usai acara retret di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

Lebih lanjut, Prasetyo menegaskan bahwa koalisi pemerintah saat ini dalam kondisi yang solid. Ia menambahkan bahwa kerja sama yang kuat ini membuktikan bahwa tidak ada menteri yang bekerja hanya berdasarkan identitas partainya sendiri. “Hampir tidak ada (yang ditegur), karena Bapak Presiden merasa bahwa kita semua dalam satu tahun menurut penilaian dari Bapak Presiden, semua bekerja keras tidak memandang unsur partai. Semua memaknai bahwa amanah yang diberikan oleh Bapak Presiden itu adalah amanah dari seluruh rakyat Indonesia dan kita semua bekerja sama. Kerja sama itu membuktikan tidak lagi kita melihat masing-masing identitas kita tetapi lebih berorientasi kepada tujuan,” jelasnya.

Prasetyo memberikan contoh keberhasilan di bidang pangan yang tidak hanya melibatkan Kementerian Pertanian, tetapi juga kementerian terkait lainnya. “Salah satu contohnya misalnya keberhasilan kita di bidang pangan itu tidak hanya dikerjakan oleh Kementerian Pertanian karena beberapa kementerian terkait semua terlibat di dalamnya, baik yang berkenaan dengan masalah regulasi, kemudian berkenaan dengan masalah BUMN karena ketersediaan pupuk, kemudian juga berkenaan dengan masalah irigasi di mana di situ teman-teman dari PU juga berperan sangat aktif. Itulah kerja sama yang sedari awal kabinet ini Bapak Presiden melakukan retreat di Magelang dengan harapan terjadi kerja sama di antara seluruh anggota Kabinet Merah Putih,” terangnya.

Advertisement

Momen Prabowo ‘Ngabsen’ di Penghujung Retret

Momen Presiden Prabowo Subianto mengecek kehadiran ketua umum partai koalisi terjadi di penghujung taklimatnya dalam retret yang digelar di Hambalang, Bogor. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyatakan bahwa masih banyak hal yang perlu dievaluasi, namun ia mengusulkan agar pembahasan lebih lanjut dilakukan secara tertutup.

Prabowo kemudian meminta persetujuan anggota kabinet, menirukan gaya rapat di DPR RI. “Bagaimana? Setuju? Kok nggak semangat setujunya. Setuju?” tanya Prabowo. “Setuju,” jawab anggota kabinet kompak. “Ha-ha-ha, biasa itu di DPR,” timpal Prabowo.

Selanjutnya, Ketua Umum Partai Gerindra ini melakukan absensi terhadap seluruh ketua umum partai koalisi yang hadir. “Tapi di sini koalisi kita kuat kan? Ketua partai ada semua ya? Ada,” ujarnya meyakinkan. Prabowo kemudian secara spesifik memanggil Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), dan berkelakar bahwa PKB perlu terus diawasi. “Ketua PKB ada? PKB ini harus diawasi terus ini,” ucapnya.

Advertisement