Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 terjadi pada hari ini, Minggu (4/1/2026). Sebanyak 196.000 kendaraan diproyeksikan akan kembali memasuki wilayah Jabotabek melalui empat gerbang tol utama.
Angka tersebut menunjukkan peningkatan 9,75 persen dibandingkan lalu lintas normal yang diperkirakan berjumlah 179.147 kendaraan. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyatakan pihaknya telah menyiapkan langkah antisipatif untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan pengguna jalan.
“Jasa Marga memprediksi puncak arus kembali ke wilayah Jabotabek akan terjadi pada hari ini, yakni Minggu (4/1). Untuk itu, kami telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif, mulai dari optimalisasi layanan operasional, pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan, kesiapan petugas dan sarana pendukung di lapangan guna memastikan perjalanan pengguna jalan tetap aman dan lancar,” kata Rivan dalam keterangan tertulisnya, Minggu (4/1/2026).
Data Arus Balik Nataru
Sejak 1 Januari 2026, Jasa Marga mencatat 509.351 kendaraan telah kembali ke Jakarta. Angka kumulatif ini berasal dari empat gerbang tol utama: Gerbang Tol Cikupa, Gerbang Tol Ciawi, Gerbang Tol Cikampek Utama, dan Gerbang Tol Kalihurip Utama.
Secara rinci, lalu lintas dari arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama mencatat 119.455 kendaraan kembali ke Jakarta. Sementara itu, lalu lintas dari arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama mencapai 120.408 kendaraan. Total gabungan dari kedua gerbang tol ini adalah 239.863 kendaraan, yang merupakan peningkatan 38,39 persen dari lalu lintas normal.
Dari arah Merak melalui GT Cikupa, tercatat 138.829 kendaraan telah kembali ke Jabotabek. Sedangkan dari arah Puncak melalui GT Ciawi, jumlahnya mencapai 130.659 kendaraan.
Total Kendaraan Selama Periode Libur
Secara keseluruhan, Jasa Marga mencatat 2.657.327 kendaraan kembali menuju Jabotabek selama 17 hari periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Periode ini berlangsung mulai Kamis, 18 Desember 2025 pukul 06.00 WIB hingga Minggu, 4 Januari 2026 pukul 06.00 WIB.
Pada periode yang sama, tercatat 2.804.251 kendaraan meninggalkan Jabotabek, menunjukkan kenaikan 10,4 persen dari lalu lintas normal.
Rivan menambahkan bahwa Jasa Marga terus berkoordinasi intensif dengan Kepolisian dan mendukung penuh rencana rekayasa lalu lintas yang diperlukan sesuai diskresi Kepolisian.






