Asap tebal menyelimuti pusat kota Kyiv setelah rentetan serangan yang berlangsung pada Senin (15/6/2026). Beberapa target strategis dihantam oleh gelombang proyektil dan pesawat nirawak, sementara salah satu dampak paling parah adalah kerusakan pada Katedral Dormition di kompleks biara Kyiv-Pechersk Lavra.
Otoritas menyebut serangan berlangsung selama sekitar lima jam dan melibatkan sekitar 70 rudal serta 611 serangan pesawat nirawak (drone). Meski sebagian besar ditembak jatuh oleh pertahanan udara Ukraina, sejumlah proyektil berhasil menembus pertahanan dan menghantam kawasan perkotaan.
Akibat serangan, sedikitnya lima orang tewas di Kyiv. Lima korban tambahan dilaporkan gugur dalam serangan terpisah di Kharkiv.
Kerusakan Situs Bersejarah
Katedral Dormition yang berdiri sejak 1051 mengalami kerusakan serius. Bangunan itu merupakan bagian dari Kyiv-Pechersk Lavra, situs yang menyimpan katakombe berisi sisa-sisa santo Slavia awal dan menjadi salah satu pusat spiritual umat Ortodoks.
“Atap salah satu tempat paling suci di dunia Kristen terbakar,”
Demikian disampaikan Metropolitan Epiphanius, kepala Gereja Ortodoks Ukraina, melalui unggahan di media sosial. Ia menilai serangan tersebut sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan, sejarah, dan Kekristenan.
Kepala biara Kyiv-Pechersk Lavra, Uskup Avraamii, menyatakan staf gereja telah berusaha menyelamatkan ikon-ikon kuno dan relik suci dari kobaran api.
Bantahan dan Dampak Sipil
Kementerian Pertahanan Rusia membantah menargetkan biara dan menyatakan kebakaran disebabkan oleh kegagalan sistem pertahanan rudal Patriot yang mengawal wilayah Kyiv. Pernyataan itu merupakan tanggapan resmi atas kerusakan pada situs keagamaan.
Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko melaporkan selain situs keagamaan, serangan merusak bangunan tempat tinggal, infrastruktur sipil, sebuah museum, serta salah satu studio film tertua di kota tersebut.
“Musuh sedang menghancurkan sejarah kita, mencoba membakar segala hal yang berbau Ukraina,”
Serangan ini terjadi beberapa jam setelah pertemuan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dengan Presiden Amerika Serikat. Pembicaraan diharapkan berlanjut di sela-sela pertemuan internasional yang membahas pasokan alat pertahanan.
Warisan Dunia yang Terkoyak
Kompleks Kyiv-Pechersk Lavra, yang didirikan pada abad ke-11 dan terdaftar sebagai situs Warisan Dunia UNESCO, selama berabad-abad menjadi pusat keagamaan dan budaya. Kerusakan pada bagian kompleks ini menambah luka pada identitas budaya Ukraina dan warisan bersama yang dimiliki banyak pihak.
Ikuti Ihram.co.id
