Manajer Tottenham Hotspur, Thomas Frank, tak sengaja tertangkap kamera memegang dan meminum kopi dari sebuah gelas kertas berlogo Arsenal menjelang pertandingan Premier League melawan Bournemouth. Momen kocak ini sontak menjadi viral di media sosial, mengingat Arsenal adalah rival abadi Tottenham.
Fokus Kopi, Lupa Logo
Kejadian tak terduga ini terjadi sebelum laga Bournemouth vs Tottenham Hotspur dimulai. Thomas Frank terlihat memegang secangkir kopi, yang belakangan diketahui berlogo klub rivalnya, Arsenal. Ia mengaku sama sekali tidak menyadari hal tersebut saat itu.
“Saya benar-benar tidak sadar. Kalau saya tahu, tentu itu akan jadi hal yang sangat bodoh,” ujar Frank sambil tertawa, dikutip dari ESPN. Pelatih asal Denmark itu menjelaskan bahwa minum espresso sebelum pertandingan adalah rutinitasnya, dan fokusnya saat itu sepenuhnya tertuju pada laga yang akan dihadapi, bukan pada logo di gelas yang digunakannya.
Diduga Tertinggal dari Jadwal Arsenal
Mengenai keberadaan gelas berlogo Arsenal di markas Bournemouth, Frank menduga gelas tersebut tertinggal. Tim berjuluk The Gunners itu diketahui sempat melawat ke stadion yang sama beberapa hari sebelum pertandingan Bournemouth vs Spurs.
“Gelas itu ada di sana, saya ambil saja karena butuh asupan kafein, lalu meminumnya tanpa melihat logonya sama sekali,” jelas Frank untuk mengklarifikasi kejadian tersebut.
Reaksi Netizen: Agen Rahasia Terdeteksi!
Penjelasan jujur dari sang pelatih tidak menghentikan kreativitas warganet. Berbagai meme dan komentar jenaka langsung membanjiri linimasa media sosial seperti X (Twitter) dan Instagram.
“Infiltrasi tingkat tinggi! Agen rahasia Arsenal sedang menyamar,” tulis salah satu netizen. Komentar lain menimpali, “Mungkin air dari gelas Arsenal rasanya lebih ‘calon juara’ ya coach?”
Meskipun bersifat ringan, momen ini menjadi viral karena muncul di tengah tekanan yang dihadapi Tottenham Hotspur musim ini.
Masalah Spurs Tak Cuma Soal Gelas
Di luar insiden gelas kopi, Frank memiliki pekerjaan rumah yang lebih serius. Tottenham Hotspur harus menelan kekalahan 2-3 dari Bournemouth setelah kebobolan gol di menit-menit akhir. Hasil ini memperpanjang catatan buruk Spurs yang hanya meraih satu kemenangan dalam lima laga terakhir Premier League, membuat mereka tertahan di posisi ke-14 klasemen.
Frank kini dituntut untuk segera mengembalikan fokus timnya, tidak hanya memastikan tidak salah mengambil gelas, tetapi juga tidak salah langkah di lapangan.






