Cristian Chivu tengah menikmati awal karier yang luar biasa sebagai pelatih utama Inter Milan. Meski baru seumur jagung menangani tim senior, pria berusia 45 tahun tersebut dinilai memiliki kapasitas untuk melatih klub yang jauh lebih besar di masa depan.
Chivu ditunjuk sebagai suksesor Simone Inzaghi yang memilih hengkang ke Liga Arab Saudi. Di bawah arahannya, Nerazzurri tampil perkasa dan saat ini kokoh di puncak klasemen Liga Italia dengan keunggulan tiga poin dari rival sekota, AC Milan.
Prestasi Gemilang di Berbagai Kompetisi
Keberhasilan Chivu tidak hanya terbatas di kancah domestik. Inter Milan saat ini telah memastikan tempat di babak delapan besar Coppa Italia. Di level Eropa, Lautaro Martinez dan kawan-kawan berada di posisi keenam klasemen Liga Champions, sebuah posisi aman untuk lolos otomatis ke fase gugur dengan dua laga tersisa.

Performa impresif ini memicu pujian dari mantan penyerang Inter, Antonio Cassano. Menurut Cassano, karakter kepemimpinan Chivu sangat menonjol meskipun jam terbangnya sebagai pelatih kepala masih tergolong minim.
Pujian Antonio Cassano
Cassano meyakini bahwa Inter Milan mungkin hanya akan menjadi batu loncatan bagi Chivu sebelum dipinang klub-klub raksasa dari Premier League atau LaLiga Spanyol. Ia memuji sikap Chivu yang tidak banyak mengeluh dan fokus pada permainan.
“Saya kenal dia: Anda bisa saja melatih hanya sepanjang 13 pertandingan, tapi apabila Anda itu seorang pemimpin, maka Anda itu pemimpin,” ujar Cassano dalam wawancara di Viva El Futbol.
Cassano menambahkan bahwa Chivu adalah sosok yang sangat berdedikasi pada sepak bola. “Dia tidak pernah mengeluh, tidak membuat banyak alasan, dan dia ingin bermain sepak bola. Anda bisa mendengarkan dia berbicara soal taktik selama berjam-jam,” lanjutnya.
Masa Depan di Luar Italia
Walaupun Chivu masih terikat kontrak di Giuseppe Meazza hingga musim panas 2027, Cassano merasa takdir sang pelatih berada di liga yang lebih elite. Berikut adalah ringkasan pencapaian Inter di bawah Chivu sejauh ini:
| Kompetisi | Posisi/Status |
|---|---|
| Serie A | Capolista (Peringkat 1) |
| Coppa Italia | Perempat Final |
| Liga Champions | Peringkat 6 (Fase Liga) |
“Sayang sekali buat Inter, saya kira dia ditakdirkan untuk sebuah tim yang lebih besar, entah di Premier League atau di Spanyol,” pungkas Cassano menutup pembicaraan mengenai masa depan Chivu.






