Jumat 23 Oct 2020 14:06 WIB

Pembaruan Data Pemegang Polis, Jiwasraya Sediakan Tiga Jalur

Jiwasraya mengimbau pemegang polis bekerja sama dengan melengkapi datanya.

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Fuji Pratiwi
Kantor Asuransi Jiwasraya di Jalan Juanda, Jakarta. Manajemen baru PT Asuransi Jiwasraya (Persero) menyediakan kanal daring dan luring bagi pemegang polis yang ingin melengkapi datanya.
Foto: Antara/Galih Pradipta
Kantor Asuransi Jiwasraya di Jalan Juanda, Jakarta. Manajemen baru PT Asuransi Jiwasraya (Persero) menyediakan kanal daring dan luring bagi pemegang polis yang ingin melengkapi datanya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Manajemen baru PT Asuransi Jiwasraya (Persero) tengah melaksanakan upaya pengkinian data atau melengkapi data terbaru dari seluruh pemegang polis. Manajemen baru Jiwasraya menyediakan kanal daring dan luring bagi pemegang polis yang ingin melengkapi datanya.

Sekretaris Perusahaan Jiwasraya, Kompyang Wibisana mengatakan, apabila pemegang polis mengalami kesulitan melakukan pengkinian data secara daring di alamat www.jiwasraya.co.id/pengkinian, diharapkan bisa langsung menghubungi Call Center (021) 50987151. Selain itu, para pemegang polis juga bisa langsung datang ke kantor layanan Jiwasraya terdekat.

Baca Juga

Hal ini bertujuan agar pemegang polis bisa mendapatkan rasa aman dan nantinya dapat terlayani dengan baik "Kami tidak bosan mengimbau para pemegang polis bisa bekerja sama dengan melengkapi data sebelum kami menawarkan program penyelamatan polis," kata Kompyang melalui siaran pers yang diterima Republika, Jumat (23/10).

Sesuai rapat bersama Panja Komisi VI DPR, pemerintah selaku pemegang saham Jiwasraya akan menerbitkan Penyertaan Modal Negara (PMN) senilai Rp 22 triliun. Nantinya, pendanaan tersebut akan disalurkan kepada perusahaan baru yakni IFG Life selaku entitas usaha BUMN yang juga anak usaha PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) yang kini bernama Indonesia Financial Group (IFG).

Kelak, dana PMN itu akan digunakan oleh IFG Life  untuk menjadi modal demi menjalankan bisnisnya di sektor asuransi yang menyasar produk-produk asuransi kesehatan, asuransi jiwa, dan pengelolaan dana pensiun. Adapun pemegang polis Jiwasraya yang sudah direstrukturisasi akan dipindahkan dari Jiwasraya ke IFG Life melalui proses bisnis.

"Semoga langkah-langkah ini dilihat sebagai itikad dan komitmen manajemen baru bersama pemerintah, tim gabungan, dan pemangku kebijakan lain untuk memenuhi hak pemegang polis dan mencari jalan keluar terbaik," ungkap Kompyang.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement