Selasa 05 Jan 2021 18:57 WIB

Kasus Covid Tangerang Raya Tertinggi se-Banten

Seluruh wilayah Tangerang Raya kompak masuk ke zona merah.

Rep: Eva Rianti/ Red: Indira Rezkisari
Seorang warga melintas di depan mural tentang Covid-19 di Pinang, Kota Tangerang, Banten. Data per Selasa (5/1), tiga wilayah Tangerang Raya masuk ke zona merah Covid-19.
Foto: ANTARA/Fauzan
Seorang warga melintas di depan mural tentang Covid-19 di Pinang, Kota Tangerang, Banten. Data per Selasa (5/1), tiga wilayah Tangerang Raya masuk ke zona merah Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG – Dinas Kesehatan Provinsi Banten melaporkan data sebaran Covid-19 terbaru di seluruh Provinsi Banten. Data tersebut menunjukkan wilayah Tangerang Raya, meliputi Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), dan Kabupaten Tangerang berada di zona merah dengan risiko tingkat penularan Covid-19 yang tinggi.

Kabupaten Tangerang dinyatakan kembali menjadi zona merah Covid-19 per 4 Januari 2021, setelah sebelumnya menunjukkan berada di zona oranye. Sementara Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan tetap berada di zona merah Covid-19.

Baca Juga

Kabupaten Tangerang mencatatkan kasus kontak erat sebanyak 12.906. Sementara kasus suspeknya mencapai 3.670 serta kasus probable sebanyak 2. Berdasarkan catatan tersebut, pasien yang masih dirawat sebanyak 393 orang dan angka kesembuhan berjumlah 4.723 orang, sedangkan kasus kematian mencapai 107 orang.

Angka kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang merupakan yang tertinggi kedua di Provinsi Banten. Kota Tangerang berada di posisi pertama, dan Kota Tangerang Selatan tercatat memiliki angka kasus Covid-19 tertinggi ketiga di Provinsi Banten.

Kota Tangerang mencatatkan kasus kontak erat sebanyak 15.324. Sementara kasus suspeknya mencapai 15.958 serta kasus probable sebanyak 10. Laporan tersebut menunjukkan di Kota Tangerang pasien yang masih dirawat sebanyak 332, pasien sembuh mencapai 4.013, dan jumlah kematian sebanyak 98.

Sementara itu, Kota Tangerang Selatan mencatatkan kasus kontak erat mencapai 10.051 kasus, kasus suspek sebanyak 4.450, dan kasus probable berjumlah 20. Di Tangerang Selatan pasien yang masih dirawat sebanyak 374, pasien sembuh 3.256, dan pasien meninggal sebanyak 188 kasus.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement