Kota Merv, Ibu Kota Kawasan Timur Dinasti Abbasiyah (I)

Jumat , 23 Jul 2021, 13:45 WIB Reporter :Dea Alvi Soraya/ Redaktur : Agung Sasongko
Merv
Merv

Pada abad ke-11 Merv dinobatkan sebagai pusat perekonomian dan perdagangan. Saat itu, banyak sekali pasar, toko-toko pengrajin, penukaran uang, pembuat emas, penenun, tukang tembaga, hingga pengrajin tembikar.

 

Terkait

Kota ini juga punya banyak masjid, madrasah, dan bangunan-bangunan administrasi negara. Maka, tak aneh jika kota ini juga disebut sebagai pusat peradaban.

Salah satu yang terkenal dari Merv adalah produk tekstilnya, sutra berkualitas tinggi, dan sekolah-sekolahnya yang unggul. Dianugerahi kekayaan sumber daya alam membuat Merv jadi salah satu penghasil kapas dan produk bahan mentah dengan tingkat ekspor yang bagus.

Yaqut al-Hamawi, ahli geografi terkemuka (wafat 1229 M), menghabiskan dua tahun hidupnya di Merv. Dia mengunjungi berbagai perpustakaan di sana.