Ekosistem Rawa Mesopotamia Semakin Terancam

Jumat , 17 Sep 2021, 05:15 WIB Reporter :Rossi Handayani/ Redaktur : Agung Sasongko
Rawa (Ilustrasi)
Rawa (Ilustrasi)

Terlepas dari signifikansi budaya dan ekologi dari lahan basah Irak, Rawa Mesopotamia telah mengalami dampak terburuk dari degradasi lingkungan dalam beberapa dekade terakhir.

 

Terkait

Bencana lingkungan paling terkenal di kawasan itu terjadi pada 1990-an ketika Mantan Presiden Irak Saddam Hussein menguras sebagian besar Rawa Mesopotamia untuk mengusir pemberontak di sana. Kampanyenya memaksa ratusan ribu orang Madan melarikan diri, meninggalkan sekitar 20 ribu orang di daerah itu.

Bahkan sebelum Hussein menggunakan 'ecocide' dan pembersihan etnis terhadap lawan-lawannya, Rawa Mesopotamia sedang berjuang. Sejauh 1950-an, pengembang meratakan lahan basah untuk memerangi penyebaran nyamuk, memfasilitasi pertanian, dan memanfaatkan cadangan minyak yang tersembunyi di Rawa Mesopotamia.

Pada 2000, perusakan habitat telah membuat ekosistem yang rentan di kawasan itu kurang dari sepersepuluh dari ukuran aslinya. Banyak orang Madan yang kembali ke Rawa Mesopotamia setelah kejatuhan Hussein pada 2003.

Perubahan iklim semakin memperumit gambaran Rawa Mesopotamia. Sebuah artikel 2019 yang diterbitkan oleh para ilmuwan Irak dalam jurnal akademik Applied Sciences menyimpulkan, Rawa-rawa dipengaruhi oleh perubahan iklim, termasuk kenaikan suhu dan berkurangnya jumlah curah hujan selama 1981-2016.

 

 

 
 

 

BERITA TERKAIT