Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerja sama dengan pemerintah daerah menggelar pelatihan wirausaha dan vokasional bagi warga Berlan, Jakarta Timur. Inisiatif ini bertujuan untuk memberantas peredaran narkoba dan menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan zat terlarang.
Upaya Pemulihan Pasca-Operasi Pemberantasan
Plt Deputi Dayamas BNN RI, Yuki Ruchimat, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pasca-operasi pemberantasan narkoba yang telah dilakukan sebelumnya. “Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat bersama BNNP dan BNNK melakukan kunjungan ke Kelurahan Kebon Manggis dalam rangka pemulihan pascaoperasi pemberantasan kemarin,” ujar Yuki Ruchimat, seperti dikutip dari akun Instagram @infobnn_ri, Sabtu (3/1/2026).
Kampung Berlan di Matraman, Jakarta Timur, memang sempat menjadi sorotan setelah BNN menggerebeknya terkait kasus narkoba pada akhir November 2025. Yuki menambahkan bahwa pelatihan vokasional dan kewirausahaan ini sangat penting untuk mencegah penyalahgunaan narkoba dan mewujudkan program Indonesia Bersih Narkoba (BERSINAR).
“Tujuannya adalah membangun ketahanan warga di Kebon Manggis ini sehingga nanti selanjutnya kegiatan ini akan tetap kita teruskan untuk memperkuat ketahanan warga di Kebon Manggis dalam tanggap siaga terhadap ancaman bahaya peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba di wilayah ini sehingga kita semua saling bahu-membahu untuk membangun Berlan bersih dari narkoba selamanya,” jelasnya.
Apresiasi dan Harapan dari Pemerintah Daerah
Lurah Kebon Manggis, Fera Riana Sari, menyambut baik pelatihan yang diberikan kepada warganya. Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada BNN serta seluruh elemen masyarakat yang telah berkolaborasi.
“Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada pihak BNN beserta Pak RW, Pak LMK, para ketua RT yang telah berkolaborasi dan bekerja sama dengan berbagai pihak ini. Harapan kami, semoga RW 03 khususnya bisa bebas dari narkoba dan kegiatan ini bisa berkelanjutan di tahun ke depannya,” tutur Fera.
Penggerebekan Besar di Berlan
Penggerebekan peredaran narkoba di Berlan pada November 2025 melibatkan ratusan personel gabungan. Operasi tersebut merupakan hasil kerja sama antara BNN, Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya, dan POM TNI AD. Sebanyak 450 anggota gabungan dikerahkan dalam penggerebekan tersebut.
Dalam operasi itu, petugas berhasil mengamankan 25 orang terduga pelaku. Namun, empat orang lainnya dilaporkan masih buron. Petugas juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk narkotika jenis sabu dan ganja, serta senjata tajam.






