PT Brantas Abipraya (Persero) memastikan pembangunan Gene Bank Indonesia di kawasan RSDr. H. Marzoeki Mahdi, Kota Bogor, berjalan sesuai target, standar mutu, dan ketentuan keselamatan kerja.
Langkah itu dilakukan melalui kegiatan management walkthrough yang melibatkan jajaran komisaris perusahaan untuk mengawasi progres konstruksi dan penerapan protokol Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di seluruh area proyek.
Pengawasan Langsung Oleh Komisaris
Kunjungan dihadiri Komisaris Utama Diana Kusumastuti, Komisaris Independen Isra D. Pramulya dan Santoso, didampingi Direktur Operasi II Mustafa Nahdi serta SVP Divisi Operasi I Tintus Noviyanto.
Tim komisaris meninjau perkembangan pembangunan serta memastikan standar mutu dan keselamatan kerja diterapkan secara konsisten sepanjang pelaksanaan proyek.
Kompleksitas Proyek dan Standar Khusus
Sekretaris Perusahaan Dian Sovana menyatakan proyek ini memiliki kompleksitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan pembangunan gedung konvensional. Menurutnya, Gene Bank Indonesia dirancang dengan standar khusus untuk sistem penyimpanan material genetik, laboratorium riset genomik, dan fasilitas pengolahan data berskala besar.
“Proyek ini tidak hanya menuntut ketelitian teknis yang tinggi, tetapi juga penerapan sistem keamanan dan pengendalian lingkungan yang ketat guna menjaga stabilitas sampel biologis dalam jangka panjang,”
kata Dian.
Spesifikasi dan Target Penyelesaian
Fasilitas yang sedang dibangun memiliki luas bangunan 22.699 meter persegi dan direncanakan delapan lantai. Penyelesaian proyek ditargetkan pada tahun 2027.
Bangunan akan dilengkapi sistem pengendalian suhu dan kelembapan presisi, infrastruktur keamanan berlapis, serta dukungan teknologi informasi untuk pengelolaan data genomik secara terintegrasi.
Peran Perusahaan Pada Ekosistem Riset
Dian menyebut keterlibatan Brantas Abipraya dalam pembangunan ini sebagai bagian dari dukungan terhadap agenda prioritas pemerintah di sektor kesehatan dan penguatan ekosistem riset nasional.
“Melalui proyek strategis ini, Brantas Abipraya tidak hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga turut menghadirkan fondasi bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan kesehatan generasi mendatang,”
ujarnya, seraya menegaskan komitmen perusahaan pada kualitas, keselamatan kerja, dan ketepatan waktu.
Menurut keterangan perusahaan, Gene Bank Indonesia diharapkan menjadi pusat penyimpanan dan riset material genetik terbesar di Indonesia serta yang pertama di Asia Tenggara, yang mendukung pengembangan riset genomik, akurasi diagnosis, dan pengembangan terapi berbasis genetika.
Dengan pengawasan berkelanjutan, penerapan budaya K3, dan fokus pada mutu konstruksi, Brantas Abipraya menegaskan perannya dalam menghadirkan infrastruktur yang mendukung pembangunan nasional dan kemajuan riset kesehatan.
Ikuti Ihram.co.id
