DNA ikan trout kini menjadi bahan baku yang diangkat dalam perawatan kulit antiaging. Produk bernama PolyPhil disebut menggunakan ekstrak DNA ikan trout untuk mendukung proses regenerasi dan memperbaiki kualitas kulit.

Perkenalan PolyPhil dilakukan oleh General Manager GEA Aesthetic, Inneke Huang, yang menjelaskan manfaat produk serta posisi bahan baku tersebut dalam rangka perawatan estetika modern.

Apa Itu PolyPhil?

Menurut Inneke Huang, PolyPhil mengandung DNA ikan trout yang diekstrak dalam bentuk polynucleotide (PN). Bahan ini digambarkan sebagai inovasi regenerative aesthetics yang dirancang untuk merangsang proses regenerasi alami kulit.

“DNA ikan trout bekerja memperbaiki kulit dengan membantu mendukung aktivitas fibroblast, merangsang produksi kolagen dan elastin, meningkatkan hidrasi, serta membantu proses perbaikan jaringan kulit secara alami,” ujar Inneke saat memperkenalkan PolyPhil.

Manfaat dan Aplikasi

Inneke memaparkan bahwa DNA ikan trout dapat digunakan sebagai bagian dari strategi skin rejuvenation maupun sebagai tindakan preventive anti-aging treatment. Manfaat yang diklaim meliputi perbaikan kualitas kulit, pengurangan tampilan bopeng bekas jerawat, penyamakan tekstur, hingga penanganan area sensitif seperti under eye.

Selain untuk kulit wajah, PolyPhil disebut juga dapat mendukung kesehatan rambut dan kulit kepala serta berfungsi sebagai persiapan kulit sebelum prosedur estetika lain seperti filler, botulinum toxin, chemical peeling, maupun perawatan laser.

Sumber Bahan dan Keamanan

Inneke menyatakan produk ini hadir sebagai bagian dari komitmen menghadirkan perawatan berbasis science, safety, dan natural result. Ia menyebut PolyPhil didukung oleh pengalaman penggunaan klinis di Eropa dan publikasi ilmiah.

Dr. med. univ. Konstantin Frank dari Munich menambahkan bahwa kualitas dan keamanan polynucleotide sangat dipengaruhi oleh proses pemurnian dan sumber bahan baku. “PolyPhil menggunakan DNA ikan trout air tawar yang berasal dari peternakan terkontrol di Eropa dan diproses melalui teknologi PN-HPT, sehingga mendukung standar kualitas, kemurnian, dan konsistensi produk yang tinggi,” terang dr. Konstantin Frank.