NANNING — Dua karya video pendek asal Indonesia meraih penghargaan dalam Kontes Video Pendek Persahabatan dan Kerja Sama ASEAN-China ke-5 yang berlangsung di Nanning, Daerah Otonom Guangxi Zhuang, China, Kamis (25/6/2026).

Video berjudul “Kota Kebahagiaan” karya Rian Fahardhi Risyad mendapatkan Excellence Awards, sedangkan drama pendek “Boundless Love” produksi Nanyang Breeds Media menyabet Special Awards Micro Drama.

Wakil Duta Besar RI untuk China, Irene, menyampaikan apresiasi atas prestasi tersebut dan menekankan posisi pertukaran antarmasyarakat (people-to-people exchange) sebagai fondasi hubungan ASEAN-China.

“Kolaborasi antarkomunitas dan pelaku budaya seperti ini akan semakin memperkuat kemitraan kedua belah pihak,” ujar Irene dalam keterangan yang diterima Jumat (26/6/2026).

Ide dan Latar Cerita

Rian Fahardhi menjelaskan bahwa inspirasi “Kota Kebahagiaan” muncul setelah kunjungannya ke hutong, kawasan permukiman tradisional di Beijing. Ia menyusun narasi tentang tata kota yang tidak hanya modern, tetapi juga memberikan rasa aman dan kesejahteraan batin lewat ruang publik yang manusiawi.

“Bagaimana jika ruang publik membantu orang menemukan pekerjaan, sekaligus memberikan kesehatan batin, tujuan hidup, dan harapan?” kata Rian, yang sebelumnya juga pernah meraih penghargaan pada ajang yang sama tahun lalu.

Sementara itu, “Boundless Love” menampilkan kisah romantis lintas budaya. Menurut Gandhi Priambodo, CEO Nanyang Breeds Media, drama itu berkisah tentang seorang pekerja asing asal China di proyek pembangkit listrik Sumatera Selatan yang jatuh cinta pada seorang perawat lokal di Palembang.

Gandhi mengatakan pasangan itu awalnya tidak direstui keluarga karena perbedaan budaya, namun kedewasaan dalam menyikapi perbedaan menjadi unsur yang mempersatukan cerita.

Rangkaian Kontes dan Penghargaan

Kompetisi tahun ini mengusung tema “Bergandengan Tangan, Dari Hati ke Hati, Bersama untuk Modernisasi”. Sejak dibuka pada Desember 2025, panitia mencatat masuknya 8.774 karya dari peserta di negara-negara ASEAN dan China.

Dari jumlah tersebut, 39 karya dari China dan negara-negara ASEAN, termasuk Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, dan Thailand, menerima penghargaan. Para pemenang memperoleh trofi serta hadiah uang tunai sesuai kategori masing-masing.

Peran Budaya dan Media Digital

Kontes Video Pendek Persahabatan dan Kerja Sama ASEAN-China diselenggarakan setiap tahun untuk mempererat hubungan diplomatik melalui jalur kebudayaan dan industri kreatif. Pada penyelenggaraan kelima ini, festival menjadi ruang bagi kreator konten, jurnalis, dan sineas muda di kawasan untuk berbagi narasi lokal yang bersifat universal.

Penggunaan media digital seperti video pendek dan mikro drama dinilai efektif meruntuhkan batas bahasa dan stereotipe budaya, sekaligus membangun kedekatan emosional antarmasyarakat (soft diplomacy) dan membuka peluang kolaborasi industri kreatif ke depan.