Gubernur Bali Wayan Koster membantah isu sepinya pariwisata Pulau Dewata yang sempat beredar di media sosial. Ia mengklaim jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Bali pada tahun 2025 justru mencatatkan rekor tertinggi dalam satu dekade terakhir.
Data Kunjungan Wisman 2025
Menurut data yang dirilis Angkasa Pura hingga 31 Desember 2025, jumlah kunjungan wisman melalui jalur udara mencapai lebih dari 7,05 juta orang. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 750 ribu kunjungan atau 11,3 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 6,3 juta orang.
“Dari data Angkasa Pura sampai 31 Desember 2025 itu mencapai 7.050.000 lebih. Kalau dibanding dengan 2024 itu yang lewat udara ini adalah 6,3 juta,” ujar Koster pada Kamis (1/1/2026).
Peningkatan Wisatawan Kapal Pesiar
Selain melalui udara, Koster juga melaporkan adanya peningkatan kunjungan wisman melalui jalur laut, khususnya menggunakan kapal pesiar. Hingga minggu terakhir, tercatat sekitar 71 ribu wisatawan asing masuk ke Bali melalui Pelabuhan Benoa.
“Sedangkan yang lewat laut, cruise ini udah pasti orang asing. Tadi saya kontak dengan Pelabuhan Benoa itu 71.000 sampai minggu yang lalu. Kemudian dibanding 2024 itu 53.000,” paparnya.
Rekor Tertinggi Satu Dekade
Dengan total kunjungan gabungan melalui udara dan laut, jumlah wisman ke Bali sepanjang 2025 diperkirakan mencapai sekitar 7,12 juta orang. Angka ini belum termasuk kunjungan melalui jalur darat yang dianggap tidak signifikan.
Koster menegaskan bahwa capaian ini merupakan yang tertinggi dalam 10 tahun terakhir. Rekor sebelumnya terjadi pada tahun 2019 dengan jumlah 6,27 juta orang.
“Dan ini angka tertinggi yang dicapai. Rekor ini. Karena saya punya data, saya runut dari 2015 sampai sekarang 2025,” jelasnya.






