Market

IHSG Menguat di Sesi I, Sejumlah Saham Catat Kenaikan Signifikan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada akhir perdagangan sesi I, Senin (12/1/2026). IHSG naik 11,2 poin atau 0,13 persen ke level 8.947,96, setelah bergerak di zona hijau sepanjang sesi dengan rentang pergerakan 8.941 hingga sempat mendekati level psikologis 9.000.

Penguatan IHSG mencerminkan sentimen pasar yang masih relatif positif, meskipun laju kenaikan indeks terpantau terbatas seiring adanya aksi ambil untung setelah reli dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga: IHSG Menguat di Pembukaan Perdagangan, Sempat Dekati Level Psikologis 9.000

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), aktivitas perdagangan pada sesi I terpantau cukup aktif. Sebanyak 33,85 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp18,72 triliun. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 2.624.176 kali hingga penutupan sesi I.

Dari sisi pergerakan saham, mayoritas emiten berakhir di zona hijau. Tercatat 359 saham menguat, 311 saham melemah, dan 141 saham tidak mengalami perubahan harga.

Mayoritas Sektor Berada di Zona Hijau

Secara sektoral, sebagian besar indeks sektor mencatatkan penguatan. Sektor barang baku memimpin kenaikan setelah melonjak 2,38 persen, seiring menguatnya saham-saham berbasis komoditas.

Penguatan juga terjadi pada sektor barang konsumsi nonprimer yang naik 2,34 persen, disusul sektor properti yang menguat 1,28 persen, sektor perindustrian naik 0,72 persen, serta sektor energi yang menguat 0,54 persen.

Sementara itu, tekanan masih terlihat pada beberapa sektor. Sektor infrastruktur terkoreksi 1,13 persen, sektor teknologi melemah 0,45 persen, dan sektor keuangan turun 0,39 persen.

Dari kawasan regional, pergerakan bursa saham Asia turut memberikan sentimen positif bagi pasar domestik. Indeks Hang Seng Hong Kong menguat 0,86 persen, indeks Shanghai Composite China naik 0,75 persen, sementara indeks Straits Times Singapura menguat 0,70 persen. Bursa saham Jepang libur pada perdagangan hari ini.

Sejumlah Saham Mencatat Kenaikan Tajam

Seiring penguatan IHSG, sejumlah saham mencatatkan lonjakan harga signifikan dan masuk dalam daftar saham dengan kenaikan tertinggi pada sesi I. Beberapa saham bahkan melonjak hingga menyentuh batas auto rejection atas (ARA).

Saham PT Soho Global Health Tbk (SOHO) melonjak 24,85 persen ke level Rp2.060, PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) naik 24,81 persen menjadi Rp3.220, PT Indospring Tbk (INDS) menguat 24,48 persen ke Rp356, serta PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) naik 24,11 persen ke Rp278.

Selain itu, saham PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) mencatatkan kenaikan tertinggi dengan lonjakan 27,91 persen ke Rp110. Saham PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) juga mencatatkan penguatan signifikan setelah naik 27,27 persen ke level Rp182.

Baca Juga: IHSG Menanjak Lagi, Saham RLCO Melonjak hingga Sentuh Batas ARA

Di sisi lain, tekanan jual masih terjadi pada sejumlah saham yang masuk daftar penurunan terdalam. Saham PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera Tbk (INPC) mencatatkan penurunan paling dalam setelah turun 14,40 persen dan menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) ke level Rp535.

Pelemahan juga dialami saham PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) yang turun 11,36 persen ke Rp1.210, PT Hilcon Tbk (HILL) melemah 10,55 persen ke Rp195, PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM) terkoreksi 10,22 persen ke Rp2.020, serta PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE) yang turun 10,13 persen ke Rp710.