Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Selasa (30/6/2026). IHSG turun 177,6 poin atau 3,05% ke level 5.643,1.
Meski indeks utama terkoreksi, beberapa saham tercatat melesat signifikan dalam sehari, dengan kenaikan harga berkisar antara 15% hingga 34%.
Total nilai transaksi di bursa hari ini mencapai Rp 13,02 triliun. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, 141 saham menguat, 599 saham turun, dan 219 saham stagnan. Volume perdagangan tercatat sebanyak 19,5 miliar saham dengan frekuensi 1,59 juta kali.
Sektor Semua Melemah
Seluruh sektor pada penutupan pasar mengalami pelemahan. Sektor barang baku menjadi yang terdalam turun 5,54%.
Sektor lainnya juga tertekan: energi turun 3,51%, barang konsumen primer 2,79%, properti 2,68%, dan infrastruktur 2,22%.
Sektor keuangan melemah 1,89%, kesehatan 1,79%, perindustrian 1,71%, transportasi 0,85%, teknologi 0,6%, serta barang konsumen non-primer 0,14%.
Penjelasan Analis
Analis Pilarmas Investindo Sekuritas menyatakan pelemahan IHSG terjadi ketika mayoritas pelaku pasar memilih menahan transaksi sambil menunggu perkembangan sejumlah sentimen global yang belum pasti.
Di pasar global, perhatian investor tercatat tertuju pada rencana dimulainya kembali pembicaraan damai antara Amerika Serikat dan Iran di Doha, Qatar. Meski kedua negara disebut telah menyepakati penghentian sementara aksi saling serang di Selat Hormuz, pasar masih meragukan keberlanjutan gencatan senjata tersebut.
Pilarmas menilai tekanan terhadap IHSG berasal lebih banyak dari faktor domestik. Investor bersikap wait and see menjelang rilis sejumlah data ekonomi penting dan mencermati hasil evaluasi indeks MSCI yang berpotensi memengaruhi arus dana asing.
Selain itu, pasar juga dikejutkan oleh terbitnya aturan baru yang memberi perlindungan hukum menyeluruh bagi pembeli obligasi yang diterbitkan Badan Pengelola Investasi Danantara. Kebijakan tersebut memunculkan kekhawatiran terkait aspek tata kelola (governance) dan transparansi, sehingga meningkatkan kehati-hatian investor asing terhadap pasar keuangan Indonesia.
Saham Paling Menguat Dan Melemah
Pada hari yang sama, lima saham mencatat kenaikan paling besar dalam sehari. PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE) melesat 34,29% menjadi Rp 141.
PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) naik 27,54% ke Rp 176, dan PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA) melonjak 21,95% ke Rp 300.
PT Esta Multi Usaha Tbk (ESTA) meningkat 19,54% menjadi Rp 208, serta PT Pelayaran Nasional Ekalya Punamasari Tbk (ELPI) terangkat 15,56% menjadi Rp 1.300.
Sebaliknya, beberapa saham tercatat merosot double digit. PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) jatuh 14,9% menjadi Rp 354, dan PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) turun 14,84% menjadi Rp 545.
PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) anjlok 14,81% menjadi Rp 69, PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) turun 14,78% menjadi Rp 1.585, dan PT Tunas Alfin Tbk (TALF) terkikis 14,73% menjadi Rp 550.
Ikuti Ihram.co.id
